Sabtu, 19 September 2026
Breaking News
Nasional

10 Hari Dicari, Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
10 Hari Dicari, Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM — Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda setelah berlangsung selama 10 hari.

Kedelapan orang tersebut hilang kontak pada 7 September 2026 ketika menjalankan misi peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Lima jurnalis yang berada dalam kapal cepat tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA Foto, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, fotografer lepas.

Tiga orang lainnya yakni Warta sebagai nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal, serta Heriyanto sebagai pemandu.

Operasi pencarian telah dilakukan di sejumlah wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda. Namun, hingga operasi dihentikan, tim SAR belum menemukan kedelapan orang tersebut.

Reuters melaporkan otoritas Indonesia mengakhiri operasi pencarian pada hari ke-10 setelah upaya pencarian dinilai tidak lagi efektif.

Di tengah penghentian operasi SAR tersebut, Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Doa tersebut menjadi bentuk solidaritas sesama insan pers sekaligus harapan agar para jurnalis dan awak kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

KWP juga mengajak masyarakat, khususnya nelayan di wilayah Banten dan Lampung, untuk ikut memberikan informasi apabila menemukan benda atau petunjuk yang diduga berkaitan dengan keberadaan para jurnalis dan awak kapal tersebut.

Dengan dihentikannya operasi SAR, lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut masih tercatat sebagai orang hilang. Keberadaan mereka hingga kini belum diketahui. (*)

Komentar (0)