Toyota Fortuner Tertabrak KA Ijen Ekspres di Jember, Pengemudi Meninggal Dunia
Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI
JEMBER, BERITANOW.COM – Kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang JPL 104, wilayah Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 12.05 WIB. Sebuah Toyota Fortuner putih bernomor polisi P 1236 HY tertabrak Kereta Api (KA) Ijen Ekspres.
Pengemudi mobil tersebut diketahui bernama Yusril Nur Ibnu (21). Ia sempat mendapatkan pertolongan setelah kendaraan yang dikemudikannya tertemper kereta, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kapolsek Tanggul AKP Facthurahman menjelaskan, Toyota Fortuner tersebut sebelumnya bergerak dari arah Semboro menuju Klatakan dengan melewati jalur alternatif.
Di waktu yang hampir bersamaan, KA Ijen Ekspres dengan rute Malang–Ketapang melintas dari arah barat menuju timur.
Perlintasan JPL 104 sebenarnya telah dilengkapi palang pintu serta pos penjagaan. Namun, fasilitas tersebut disebut belum mulai beroperasi ketika kejadian berlangsung.
Benturan membuat kendaraan terseret oleh rangkaian kereta hingga sekitar 2 kilometer. Mobil kemudian terbawa sampai wilayah Gambirono, Kecamatan Bangsalsari.
Yusril berhasil dievakuasi dari kendaraan dalam keadaan masih hidup. Petugas kemudian membawanya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju Puskesmas Bangsalsari.
Sementara itu, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa masinis telah memberikan peringatan dengan membunyikan semboyan 35 beberapa kali sebelum kecelakaan terjadi.
Namun, posisi kendaraan dan kereta yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari.
Usai kejadian, KA Ijen Ekspres sempat dihentikan untuk menjalani pemeriksaan. Kereta kemudian kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 12.19 WIB.
Akibat insiden tersebut, perjalanan KA Ijen Ekspres mengalami keterlambatan sekitar 46 menit. Selain itu, lampu kabut pada lokomotif dilaporkan mengalami kerusakan.
Meski demikian, seluruh penumpang dan petugas yang berada di dalam kereta dipastikan selamat.
KAI kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melewati perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta berhenti terlebih dahulu, melihat kondisi dari kedua arah, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum meneruskan perjalanan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi pengguna kendaraan untuk tidak terburu-buru ketika melewati perlintasan kereta api, terutama pada lokasi yang memiliki fasilitas keselamatan namun belum sepenuhnya beroperasi.