Senin, 12 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Toko Pakaian di Pati Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Toko Pakaian di Pati Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

PATI, BERITANOW.COM – Kebakaran menghanguskan sebuah toko pakaian di Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp250 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat (Damkar Linmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga pada pukul 19.47 WIB.

Toko yang terbakar diketahui milik M. Sholahuddin, warga Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso. Setelah mendapatkan laporan, petugas pemadam kebakaran segera mengerahkan personel dan armada untuk menangani kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas, dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Kronologi Kebakaran Toko Pakaian di Pati

Peristiwa kebakaran toko pakaian di Pati terjadi pada malam hari ketika warga melaporkan adanya api yang melanda bangunan usaha di Desa Waturoyo.

Laporan tersebut diterima Pos Pemadam Kebakaran Pati pada pukul 19.47 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api meluas.

Penanganan kebakaran melibatkan armada dari Pos Damkar Pati dan Pos Damkar Juwana. Dukungan tambahan juga datang dari unit pemadam kebakaran PG Pakis dan Trangkil.

Selain mobil pemadam, dua unit tangki suplai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut dikerahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman berlangsung.

Petugas bekerja bersama unsur terkait agar api dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Api Berhasil Dipadamkan Pukul 21.30 WIB

Setelah dilakukan penanganan oleh petugas gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB. Proses tersebut melibatkan personel pemadam kebakaran, BPBD, serta unsur TNI dan Polri.

Dwi Prasetyo menjelaskan bahwa pengerahan beberapa unit pemadam dan kendaraan suplai air merupakan bagian dari upaya mempercepat penanganan kebakaran.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut juga mendukung kelancaran proses pemadaman hingga situasi di lokasi dapat dikendalikan.

Meski api berhasil dipadamkan, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian cukup besar bagi pemilik usaha. Sejumlah barang dagangan dan bagian bangunan yang terdampak kebakaran berpotensi menambah beban kerugian yang harus ditanggung pemilik toko.

Berdasarkan keterangan dari pihak Damkar Linmas Satpol PP Kabupaten Pati, nilai kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Sementara itu, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam insiden kebakaran yang berlangsung pada Minggu malam tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai penyebab munculnya api. Namun, penyebab tersebut tetap perlu mengacu pada hasil pemeriksaan pihak berwenang apabila terdapat perkembangan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha dan masyarakat untuk memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan untuk menyimpan pakaian serta barang dagangan lainnya.

Pemeriksaan kabel, stopkontak, sambungan listrik, dan perangkat elektronik secara berkala dapat menjadi salah satu langkah pencegahan risiko kebakaran.

Masyarakat juga disarankan memastikan akses keluar bangunan tidak terhalang barang serta mengetahui cara menghubungi petugas pemadam kebakaran ketika terjadi keadaan darurat.

Kebakaran toko pakaian di Desa Waturoyo tersebut kini menjadi perhatian karena besarnya kerugian materi yang ditimbulkan. Dengan tidak adanya korban jiwa, penanganan kejadian ini berfokus pada dampak kerusakan dan informasi mengenai dugaan penyebab kebakaran.

Komentar (0)