Kamis, 22 Oktober 2026
Breaking News
Pendidikan

SMA Islam Plus Adzkia Raih 510 LOA Kampus Luar Negeri, Masuk Rekor MURI

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
SMA Islam Plus Adzkia Raih 510 LOA Kampus Luar Negeri, Masuk Rekor MURI
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM — SMA Swasta Islam Plus Adzkia mencatat capaian internasionalisasi pendidikan melalui penerimaan 220 siswa Angkatan V yang dikenal dengan nama Stavisco di berbagai perguruan tinggi luar negeri. Para siswa tersebut memperoleh total 510 Letter of Acceptance (LOA) dari 33 perguruan tinggi di delapan negara. Capaian ini juga mengantarkan sekolah tersebut masuk dalam rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Pencapaian tersebut menjadi perhatian dalam pengembangan pendidikan menengah, khususnya dalam mempersiapkan lulusan agar mampu bersaing untuk melanjutkan studi di tingkat internasional.

SMA Swasta Islam Plus Adzkia menjalankan sejumlah program untuk mendukung siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program tersebut meliputi penguatan kemampuan bahasa asing, pendampingan proses pendaftaran perguruan tinggi, pembinaan portofolio akademik, serta kemitraan dengan institusi pendidikan internasional.

Upaya tersebut diarahkan untuk membantu siswa memahami persyaratan penerimaan dan mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi di berbagai negara tujuan.

Perolehan 510 LOA dari 33 perguruan tinggi di delapan negara menunjukkan luasnya pilihan studi yang berhasil dijangkau oleh siswa Angkatan V Stavisco. Jumlah LOA yang lebih besar dibandingkan jumlah siswa juga menunjukkan adanya peluang bagi sebagian siswa untuk mendapatkan lebih dari satu tawaran penerimaan.

Meski demikian, jumlah LOA tidak secara otomatis menggambarkan jumlah siswa yang akhirnya menempuh pendidikan di luar negeri. Realisasi studi tetap bergantung pada pilihan perguruan tinggi, pemenuhan persyaratan, serta proses pendaftaran ulang masing-masing siswa.

Masuknya capaian tersebut dalam rekor MURI kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menjadi bagian dari pengakuan atas prestasi yang diraih sekolah. Untuk memastikan ketepatan penyebutan rekor, detail kategori dan rumusan pencapaian perlu disesuaikan dengan sertifikat resmi MURI.

Keberhasilan ini sekaligus menyoroti pentingnya persiapan akademik, penguasaan bahasa asing, dan pendampingan studi lanjut dalam membuka akses pendidikan tinggi internasional bagi lulusan sekolah menengah di Indonesia. (*)

Komentar (0)