Senin, 21 September 2026
Breaking News
Nasional

Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, ROV Dikerahkan Cari 125 Penumpang Hilang

Riskal Arief | | 3 mnt baca
Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, ROV Dikerahkan Cari 125 Penumpang Hilang
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

BANJARMASIN, BERITANOW.COM — Tim penyelamat Indonesia kembali menemukan satu korban meninggal dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Hingga Minggu, 20 September 2026, korban tewas bertambah menjadi 10 orang, sementara 125 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang. Otoritas akan melanjutkan pencarian pada Senin dengan mengerahkan kendaraan bawah air tanpa awak (ROV).

Kapal penumpang itu mengangkut 243 orang—termasuk 30 awak—saat terbalik akibat cuaca buruk pada dini hari 13 September 2026. Kapal sedang dalam perjalanan 20 jam dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan.

Informasi ini dihimpun BeritaNow dari laporan Arab News, Reuters, Associated Press, serta keterangan resmi Badan SAR Nasional (Basarnas).

Operasi Pencarian dan Penemuan Korban
Pada Jumat, 18 September, tim penyelam berhasil masuk ke dalam bangkai kapal melalui jendela yang dipecahkan. Mereka menemukan tiga jasad—dua pria dan satu wanita. Pada Minggu, 20 September, satu korban lagi ditemukan di dalam lambung kapal.

"Semoga cuaca di lokasi mendukung besok, sehingga lebih banyak korban yang terjebak di dalam kapal bisa dievakuasi," kata I Putu Sudayana, pejabat Basarnas, dalam konferensi pers, seperti dikutip Arab News.

Operasi Minggu dihambat arus deras. Menurut Arab News, arus di lokasi sempat mencapai 7 knot—jauh di atas batas aman penyelaman 1,5 knot.

ROV Dikerahkan Senin
Pada Senin, 21 September, Basarnas akan mengerahkan remotely operated vehicle (ROV) ke dalam kapal untuk membantu memandu penyelam selama operasi. Informasi ini disampaikan I Putu Sudayana dan dikutip Arab News.

ROV memungkinkan tim penyelamat memetakan bagian dalam kapal tanpa harus mengirim penyelam ke area berisiko tinggi. Langkah ini diambil setelah cuaca dan arus menghambat operasi manual selama beberapa hari.

Tantangan Penyelaman
Operasi penyelamatan menghadapi risiko tinggi. Menurut Reuters dan AP, Virgo Transport 8 adalah kapal roll-on/roll-off dengan lambung tinggi di sisi kanan dan kiri—desain yang mempersulit evakuasi dan akses penyelam.

Kapal kini terbalik di dasar laut pada kedalaman 29 meter, dengan buritan tertanam di dasar laut. Penyelam harus menavigasi ruang yang tergenang air dengan visibilitas hampir nol. Bahaya utama: kantong udara di kompartemen kedap air yang bisa menyebabkan lonjakan tekanan jika pintu dibuka.

Operasi Diperpanjang Sepekan
Otoritas memperpanjang operasi pencarian selama sepekan ke depan. Menurut Arab News, perpanjangan dilakukan karena banyaknya korban hilang dan proses penyelamatan kapal yang memakan waktu.

Perusahaan pemilik kapal, PT Virgo Karya Shipping, mulai melakukan operasi penyelamatan untuk menegakkan kapal pada Jumat. Operasi ini didukung Basarnas, TNI AL, dan Polair. Rencananya, kapal akan ditarik ke perairan dangkal sebelum ditegakkan.

Latar Belakang
Indonesia adalah negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, di mana feri menjadi moda transportasi utama. Insiden maritim sering terjadi, dengan lemahnya penegakan standar keselamatan sering disalahkan.

Menurut data yang dihimpun Reuters, Virgo Transport 8 dibangun pada 1987 di Jepang dan beroperasi di sana hingga tahun lalu. Kapal ini juga mengangkut 89 kendaraan saat tenggelam.(*)

Komentar (0)