Apple kembali memperkenalkan jajaran iPhone terbarunya melalui Apple Event yang digelar pekan ini. Dua perangkat yang menjadi perhatian adalah iPhone 18 Pro dan iPhone Duo. Dari keduanya, iPhone Duo menjadi produk yang paling menarik perhatian karena menjadi perangkat lipat pertama yang dikembangkan Apple setelah lama dinantikan. Untuk iPhone 18 Pro, masa pre-order dijadwalkan berlangsung mulai 12 September, sedangkan iPhone Duo baru akan tersedia untuk pre-order pada 16 Oktober.
Kedua perangkat tersebut menggunakan iOS 27 sebagai sistem operasi, yang turut membawa kehadiran Siri AI mulai Senin, 14 September. Peluncuran iPhone Duo sekaligus menunjukkan keseriusan Apple untuk masuk ke pasar smartphone lipat yang sebelumnya telah lebih dahulu diisi oleh sejumlah produsen lain. Di sisi lain, iPhone 18 Pro Series mendapatkan berbagai pembaruan penting, terutama pada sektor prosesor, daya tahan baterai, serta kemampuan fotografi dan videografi.
Harga dan Ketersediaan iPhone 18 Pro Series
Untuk pasar Amerika Serikat, iPhone 18 Pro tersedia dengan harga awal $1.199 untuk model penyimpanan 256GB. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max memiliki harga mulai $1.299 dengan kapasitas penyimpanan yang sama. Secara umum, spesifikasi perangkat keras dan fitur yang ditawarkan kedua model tersebut serupa. Perbedaan utamanya terletak pada ukuran layar, di mana iPhone 18 Pro Max menggunakan panel berukuran 6,9 inci.
Apple membuka pemesanan awal iPhone 18 Pro Series mulai 12 September. Pengiriman kepada pelanggan dijadwalkan dimulai pada 18 September. Salah satu perubahan besar yang ditawarkan Apple terdapat pada kemampuan baterai. Dibandingkan iPhone 17 yang diklaim mampu digunakan hingga 30 jam untuk pemutaran, iPhone 18 Pro mampu mencapai daya tahan hingga 45 jam.
Untuk performanya, iPhone 18 Pro Series mengandalkan chipset A20 Pro generasi terbaru. Chip tersebut mendapatkan tambahan dua inti GPU sehingga jumlah keseluruhannya mencapai tujuh core. Peningkatan ini dirancang untuk memberikan kemampuan grafis yang lebih baik, terutama ketika digunakan untuk bermain game atau menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa tinggi.
Pada bagian kamera, Apple turut menghadirkan fitur “Pro controls” yang memberikan keleluasaan lebih besar dalam mengatur kamera. Salah satu pembaruan yang ditawarkan adalah pengaturan aperture pada kamera “Fusion Telephoto” beresolusi 48MP. Bukaan lensa dapat menyesuaikan kondisi pencahayaan secara otomatis, tetapi pengguna juga diberikan opsi untuk mengaturnya secara manual.
Kemampuan perekaman video juga memperoleh sejumlah pembaruan. Sistem kamera baru tersebut mendukung smart focus-tracking untuk mempertahankan fokus pada objek selama proses perekaman. Selain itu, tersedia efek “Cinematic mode” yang memungkinkan video diedit setelah direkam hingga 60 fps untuk menghasilkan efek gerakan setengah kecepatan. Apple juga meningkatkan kemampuan time-lapse hingga resolusi 4K serta performa perekaman dalam situasi dengan pencahayaan rendah.
iPhone Duo, Smartphone Lipat Pertama Apple
Bagian yang paling menarik perhatian dalam Apple Event adalah pengumuman iPhone Duo. Perangkat ini menjadi lini iPhone baru sekaligus menandai debut Apple di kategori smartphone dengan layar lipat. iPhone Duo ditawarkan dengan harga awal $1.999 untuk model berkapasitas 256GB.
Ketika dibuka sepenuhnya, layar iPhone Duo berukuran 7,6 inci. Dalam kondisi terlipat, perangkat tersebut memiliki ukuran layar 5,4 inci. Apple juga memberikan pengalaman penggunaan yang berbeda pada perangkat ini karena layar dapat diperluas sesuai kebutuhan pengguna.
Desain tersebut membuat iPhone Duo cukup ideal untuk aktivitas multitasking. Pengguna dapat menjalankan dan mengendalikan dua aplikasi secara bersamaan, dengan masing-masing aplikasi ditempatkan pada sisi layar yang berbeda. Posisi tampilan juga dapat disesuaikan, baik dalam orientasi landscape maupun portrait.
Untuk fotografi, iPhone Duo membawa konfigurasi empat kamera yang terdiri dari dua kamera utama di bagian belakang dan dua kamera selfie. Perangkat ini juga menggunakan Touch ID serta chipset A20 Pro. Namun, beberapa fitur yang tersedia pada iPhone 18 Pro tidak ditemukan pada iPhone Duo, termasuk tombol Action, fitur Pro controls pada kamera, serta fitur Apple Reference Image terbaru.
Kehadiran iPhone Duo akhirnya membawa Apple secara resmi ke dalam persaingan smartphone lipat. Pendekatan yang digunakan Apple terlihat menitikberatkan pada produktivitas dan kemampuan multitasking, terutama berkat layar yang dapat diperluas ketika perangkat dibuka.
Sementara itu, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max tetap mempertahankan konsep smartphone flagship konvensional dengan sejumlah peningkatan besar. Daya tahan baterai yang lebih panjang, chipset yang lebih bertenaga, serta sistem kamera yang semakin lengkap menjadi beberapa keunggulan utama generasi terbaru tersebut.
Bagi pengguna yang menginginkan perangkat lipat sekaligus ingin tetap berada dalam ekosistem Apple, iPhone Duo dapat menjadi pilihan menarik meskipun harganya jauh lebih tinggi. Sebaliknya, pengguna yang lebih mengutamakan kemampuan kamera dan performa flagship dengan harga yang relatif lebih rendah dapat mempertimbangkan iPhone 18 Pro atau iPhone 18 Pro Max.
Pada akhirnya, pilihan perangkat akan kembali bergantung pada kebutuhan, fitur yang dianggap penting, serta anggaran masing-masing pengguna. Membandingkan harga, spesifikasi, dan fitur dari kedua lini tersebut menjadi langkah penting sebelum menentukan perangkat yang akan dibeli.
![]()














