Video Bocah Nangis Kelaparan Minta Makan Viral, Camat Bojonggede Turun Tangan

Video yang menampilkan seorang bocah asal Kampung Panjang, Desa Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sedang merengek minta makan viral di media sosial.

Video tersebut ramai menjadi sorotan publik setelah pertama kali diunggah oleh akun TikTok @ahmadsaugi31 pada Sabtu, 4 Mei 2024 lalu.

“Mau makan, abang udah laper, Mak. Mau makan,” teriak bocah itu sambil menangis, dilihat Selasa 7 Mei 2024.

Malangnya, permintaan bocah tersebut tidak dituruti. Sang ibu justru memarahinya hingga mengguyur si bocah dengan air.

Baca Juga:   Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru KAI Operasikan 11 Kereta Api Tambahan

Menyusul viralnya video tersebut, Camat Bojonggede Tenny Ramdhani, Kepala Desa Rawapanjang Mohammad Agus bersama Ketua RT dan RW mendatangi kediaman si bocah Minggu, 5 Mei 2024.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun resmi Kecamatan Bojonggede.

Setelah kunjungan itu, tidak lama kemudian pengunggah video, Ahmad Sauqi menghapus unggahannya yang menampilkan bocah merengek minta makan dengan judul ‘Abang Cuma Minta Makan’. Dia juga menyampaikan permintaan maaf lantaran dianggap telah melanggar hukum.

“Saya Ahmad Saugi, sebagai pelaku yang menyebarkan video TikTok ‘Abang Cuma Minta Makan’ dengan ini menyatakan bahwa penyebaran video tersebut telah melanggar hukum,” kata dia.

Baca Juga:   Daftar 9 Motor Matic yang Wajib Pakai SIM C1

Sambil membaca selembar kertas, Saugi menyebutkan dirinya dianggap melanggar hukum lantaran tidak meminta izin terlebih dahulu dengan keluarga bocah dalam video dan tidak koordinasi dengan lingkungan pemerintah desa maupun kecamatan.

Saugi jua menyampaikan, video tersebut tidak sesuai dengan data dan fakta yang sebenarnya.

“Dengan ini saya akan menghapus akun TikTok saya atas nama ahmadsaugi31, dua menghapus akun medsos yang ada akun tersebut, tiga tidak melayani permintaan menjawab siapapun instalasi swasta, pemerintah manapun atas video tersebut,” kata dia.

Baca Juga:   Update Gempa Dahsyat Taiwan: 9 Korban Tewas dan 100 Lebih Luka-luka

“Empat permohonan maaf saya sampaikan kepada pemerintahan Bojonggede. Siapapun yang telah mengunduh video ini (harap) untuk dihapus. Demikian pernyataan ini saya buat tanpa paksaan dari pihak manapun,” demikian Saugi.

Loading