Tragedi Penembakan di Dekat Pesta Wisuda SMA di AS 3 Orang Kritis

Setidaknya tujuh orang terluka akibat penembakan yang terjadi di dekat perayaan kelulusan SMA Huguenot di Altria Theater, Richmond, Virginia, Amerika Serikat, pada Selasa (6/5) malam waktu setempat.

Kepala Interim Kepolisian Richmond, Rick Edwards, menuturkan tiga di antara tujuh orang korban penembakan itu dalam kondisi kritis. Dia juga menuturkan dua orang tersangka telah diamankan polisi yang diketahui bukan merupakan siswa SMA tersebut.

Pejabat Sekolah Umum Richmond, Matthew Stanley, menuturkan penembakan terjadi di Taman Monroe Richmond tak lama usai upacara kelulusan SMA Huguenot yang berlangsung di Teater Altria. Taman tersebut terletak di kampus Virginia Commonwealth University, di seberang teater.

Sementara itu, pengawas Sekolah Umum Richmond, Jason Kamras, menuturkan perayaan wisuda SMA Huguenot baru berakhir ketika penembakan terjadi. Masih banyak wisudawan bersama anggota keluarga dan kerabatnya berkumpul di depan teater dekat lokasi kejadian saat penembakan terjadi.

“Saya kehabisan kata-kata soal ini. Saya hanya bosan melihat orang tertembak, anak-anak kami tertembak,” ucap Kamras.

Tiga petugas kepolisian yang sedang rehat mendengar suara tembakan di taman tepat sebelum pukul 17.15 waktu lokal. Mereka langsung mengirim panggilan darurat kepada petugas lain yang bertugas.

Baca Juga:   Politikus Oposisi Korsel Ditikam di Leher saat Blusukan

Edwards menuturkan polisi segera datang ke lokasi dan menemukan tujuh korban dengan luka tembak. Beberapa orang lainnya menderita luka selain akibat tembakan seperti luka tertabrak mobil akibat kekacauan saat penembakan terjadi.

Wali Kota Richmond, Levar M Stoney, bersumpah akan mengadili pelaku penembakan “bukan hanya untuk keluarga korban tetapi masyarakat kota.”

Dikutip CNN, akibat penembakan ini, acara wisuda SMA lainnya yang dijadwalkan berlangsung setelah SMA Huguenot pun dibatalkan.

Sebanyak tiga SMA dijadwalkan menggelar perayaan kelulusan di teater tersebut pada Selasa dan Rabu (7/6).

Loading