Selasa, 22 September 2026
Breaking News
Olahraga

Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026 Nyaris Lengkap, Kini Menunggu Gemuruh SUGBK

Riskal Arief | | 3 mnt baca
Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026 Nyaris Lengkap, Kini Menunggu Gemuruh SUGBK
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Persiapan Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026 memasuki tahap akhir. Sebanyak 21 pemain telah berkumpul di Jakarta, sementara tiga pemain lainnya masih dalam perjalanan menuju pemusatan tim menjelang pertandingan pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Tiga pemain yang belum bergabung adalah Yakob Sayuri, Dean James, dan Calvin Verdonk. Sementara itu, sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri telah tiba, termasuk Luke Vickery dan penjaga gawang Maarten Paes.

Dengan demikian, fokus skuad asuhan John Herdman mulai bergeser. Setelah persoalan kedatangan pemain hampir selesai, pekerjaan berikutnya adalah mematangkan kesiapan tim menghadapi turnamen yang akan dimulai 25 September 2026.

Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026 Mulai Lengkap

Dari pemain yang telah berkumpul di Jakarta, terdapat nama-nama yang menjadi bagian penting dari skuad seperti Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, hingga Maarten Paes.

Luke Vickery menjadi salah satu perhatian karena FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi pengalaman pertamanya memperkuat Timnas Indonesia di turnamen internasional.

Penyerang Macarthur FC tersebut menyatakan antusias menyambut kesempatan bermain untuk Indonesia. Ia juga mengaku menantikan atmosfer pertandingan di depan pendukung Garuda.

Bagi Vickery, kehadiran suporter bukan sekadar pelengkap pertandingan. Ia berharap dukungan dari tribun SUGBK dapat membantu tim mengejar target gelar.

Maarten Paes Ingatkan Lawan Tidak Bisa Diremehkan

Paes juga memberikan pesan menjelang turnamen. Penjaga gawang yang baru tiba setelah menjalani aktivitas bersama klubnya di Belanda itu mengingatkan bahwa perjalanan Indonesia tidak akan mudah.

Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan fase grup Garuda dijadwalkan berlangsung di SUGBK.

Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan Singapura pada 25 September. Tiga hari kemudian, Indonesia menghadapi Malaysia sebelum bertemu Bangladesh pada 1 Oktober.

Karena itu, Paes meminta dukungan suporter sejak menit pertama hingga akhir pertandingan. Pesan tersebut menunjukkan bahwa faktor kandang menjadi bagian yang diperhitungkan skuad Indonesia dalam menghadapi fase grup.

Kevin Diks Menunggu Dukungan dari SUGBK

Kevin Diks juga menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian menjelang turnamen. Bek Timnas Indonesia tersebut menyambut kesempatan kembali bermain di hadapan pendukung sendiri dan berharap energi dari tribun SUGBK dapat menjadi bagian dari perjalanan Garuda.

Kehadiran suporter menjadi semakin relevan karena seluruh pertandingan Indonesia di fase grup dimainkan di stadion yang sama.

PSSI sebelumnya juga meminta suporter Indonesia menyambut pendukung negara lain dengan baik. Ajang ini diharapkan bukan hanya menjadi kompetisi sepak bola, tetapi juga menunjukkan kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah yang aman dan ramah.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 24 September hingga 5 Oktober dengan melibatkan 11 negara ASEAN dan tiga negara undangan. Indonesia mendapat kesempatan menjadi salah satu tuan rumah pertandingan.

Dari Menunggu Pemain ke Menunggu Pertandingan

Dengan 21 pemain sudah berkumpul, tiga pemain yang masih menyusul menjadi bagian terakhir dari proses persiapan skuad.

Namun, tantangan Herdman berikutnya jauh lebih besar daripada sekadar memastikan seluruh pemain hadir. Ia harus menyatukan pemain dari berbagai klub dan kompetisi ke dalam satu pola permainan sebelum pertandingan perdana.

Bagi Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026, hitungan mundur kini bukan lagi soal siapa yang belum tiba di Jakarta. Hitungannya sudah berubah menjadi soal berapa lama lagi sampai SUGBK bergemuruh. Pada 25 September, Singapura akan menjadi lawan pertama. Setelah itu Malaysia dan Bangladesh menunggu.

Dan ketika bola mulai bergulir, seluruh perhatian akan berpindah dari daftar pemain kepada satu pertanyaan: seberapa siap Garuda memanfaatkan kandang sendiri?(*)

Komentar (0)