Tabung Gas Meledak di Tambora, Rumah Penghuni Porak-Poranda

Warga Jakarta Barat dibuat geger oleh insiden ledakan tabung gas 12 kilogram yang terjadi di sebuah rumah di kawasan Tambora pada Jumat, 22 Mei 2026.

Melalui unggahan akun Instagram @warga.jakbar pada hari yang sama, disebutkan bahwa ledakan hebat tersebut terjadi sekitar pukul 05.10 WIB dan menyebabkan satu rumah mengalami kerusakan parah.

“Rumah di Tambora rusak parah diduga akibat insiden ledakan tabung gas,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Peristiwa itu kemudian dibenarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Dalam kejadian tersebut, satu keluarga yang terdiri dari empat orang dilaporkan menjadi korban terdampak.

Berdasarkan informasi di lapangan, ledakan diduga berasal dari tabung gas 12 kilogram yang mengalami kebocoran di rumah warga kawasan Tambora.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menjelaskan bahwa insiden diduga terjadi ketika penghuni rumah hendak memasak menggunakan kompor gas.

“Menurut keterangan di lapangan, saat pemilik rumah hendak memasak dan menyalakan kompor gas,” kata Maruli dalam keterangannya, pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa ledakan tersebut diduga dipicu oleh kebocoran pada tabung gas 12 kilogram.

Maruli menjelaskan lokasi kejadian berada di Jalan Raya Tambora 2 Nomor 43, RT 01/RW 07, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Akibat ledakan itu, satu rumah mengalami kerusakan berat. Selain itu, satu kepala keluarga dengan total empat penghuni yang terdiri dari tiga orang dewasa dan satu anak turut terdampak.

“Objek kejadian merupakan tabung gas. Dampaknya satu rumah rusak berat, dengan penghuni satu KK berjumlah empat jiwa, terdiri dari tiga orang dewasa dan satu anak,” bebernya.

Salah satu korban lanjut usia berusia 72 tahun dilaporkan mengalami sesak napas setelah ledakan terjadi dan langsung dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban atas nama Xin Cue Cang (72) mengalami sesak napas dan telah dibawa ke RS Tarakan untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Maruli.

BPBD DKI Jakarta memperkirakan total kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp500 juta.

Sejumlah unsur gabungan turut diterjunkan ke lokasi, di antaranya BPBD DKI Jakarta, petugas pemadam kebakaran, aparat kelurahan, kepolisian, hingga personel TNI.

“Penyebab sementara diduga kebocoran tabung gas 12 kilogram. Situasi saat ini sudah ditangani pihak terkait,” tandas Maruli.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply