Saudi Memastikan Proyek Portico untuk Perluasan Area Tawaf

Pihak berwenang Arab Saudi menyetujui nama Saudi Portico atau serambi Saudi sebagai proyek perluasan Mataf atau area tawaf di sekitar Ka’bah di Masjidil Haram.

Kepala Kepresidenan Untuk urusan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdul Rahman Al Sudais, mengatakan serambi Saudi memiliki area yang jauh lebih luas dari sebelumnya.

Ia juga menjelaskan serambi Saudi mencakup proyek perluasan mataf di belakang serambi Abbasiyah, dan halaman sekitar Ka’bah Suci.

“Raja Abdul Aziz, pendiri Arab Saudi modern, memerintahkan perluasan Masjidil Haram guna menampung peningkatan jumlah jemaah, dan karenanya, pekerjaan perluasan dimulai pada periode Raja Saud pada 1955,” kata Al Sudais, seperti dikutip Saudi Gazette, Minggu (21/5).

Baca Juga:   Harga Minyak Dunia Melonjak Tinggi Akibat Kebijakan Arab Saudi

Perluasan bangunan serambi itu kemudian berlanjut selama era Raja Saud, Raja Faisal, dan Raja Khalid.

Lebih lanjut, Al Sudais mengatakan perluasan proyek sedang dalam tahap penyelesaian selama periode Raja Fahd, Raja Abdullah, hingga era sekarang.

Al Sudais juga menekankan serambi Saudi menyediakan ruang bagi jemaah dengan kualitas tinggi dan standar teknik yang akurat.

“Juga dibedakan dengan tersedianya semua layanan teknis, serta sistem tata suara dan pencahayaan, yang berkontribusi dalam menciptakan suasana spiritual yang sangat dibutuhkan para jemaah haji,” ungkap dia lagi.

Baca Juga:   Korban Jiwa Akibat Tabrakan Kereta Api Di India Terus Bertambah

Proyek ini nantinya terdiri dari empat lantai yakni lantai dasar, lantai satu, mezzanine lantai dua dan atap.

Saudi protico dan mataf mampu menampung hingga 287.000 jemaah dan 107.000 pelaku tawaf per jam.

Loading