Minggu, 01 November 2026
Breaking News
Olahraga

Roma Hajar Udinese 5-2, Lazio dan Inter Mulai Gelisah

Riskal Arief | | 3 mnt baca
Roma Hajar Udinese 5-2, Lazio dan Inter Mulai Gelisah
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

UDINE, BeritaNow.com — AS Roma tampaknya sedang tidak tertarik bermain hemat gol. Bertandang ke markas Udinese, Stadion Bluenergy, Sabtu (31/10/2026) malam waktu Italia, pasukan Gian Piero Gasperini berpesta dengan kemenangan 5-2. Hasil ini membuat Giallorossi naik ke peringkat ketiga Serie A dan kini hanya terpaut satu poin dari Lazio serta Inter Milan di papan atas klasemen.

Empat gol Roma bahkan sudah tercipta sebelum turun minum melalui Bryan Cristante, Rodrigo Mora, Donyell Malen, dan Evan Ndicka. Udinese berusaha bangkit pada babak kedua melalui Nicolò Zaniolo dan Matteo Palma. Namun, Daniele Ghilardi menutup pertandingan dengan gol kelima Roma pada masa tambahan waktu.

Bagi pendukung Roma, kemenangan ini memberi alasan untuk menikmati akhir pekan dengan senyum lebar. Sebaliknya, Udinese harus menelan kenyataan pahit setelah pertahanannya kebobolan empat kali hanya dalam 37 menit. Malam itu, tim tamu datang bukan sekadar mencari tiga poin, tetapi juga membuat persaingan papan atas semakin panas.

Belum Istirahat, Roma Sudah Pesta Empat Gol
Roma membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui sundulan Bryan Cristante yang memanfaatkan umpan silang Wesley. Udinese mencoba merespons, tetapi justru kembali kebobolan pada menit ke-31. Kali ini Cristante menjadi pemberi umpan bagi Rodrigo Mora yang menggandakan keunggulan.

Hanya dua menit berselang, Donyell Malen memperbesar skor menjadi 3-0 setelah menerima umpan Matías Soulé. Pertahanan Udinese kembali gagal mengantisipasi serangan cepat Roma. Situasi makin sulit ketika Evan Ndicka menyundul bola hasil sepak pojok pada menit ke-37.

Empat gol dalam satu babak merupakan gambaran betapa dominannya Roma sepanjang 45 menit pertama. Bahkan, Soulé dan Malen sempat melepaskan peluang yang mengenai tiang gawang. Jika semua kesempatan itu berbuah gol, penderitaan tuan rumah bisa menjadi lebih panjang.

Mantan Pemain Roma Ikut Melawan
Memasuki babak kedua, Udinese berusaha menyelamatkan harga diri di hadapan pendukungnya. Nicolò Zaniolo, mantan pemain Roma, memperkecil ketertinggalan pada menit ke-50 setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Gol tersebut membangkitkan harapan tuan rumah untuk melakukan perlawanan.

Udinese kembali mencetak gol pada menit ke-78 melalui Matteo Palma. Kedudukan berubah menjadi 4-2 dan memberi tekanan tambahan kepada pertahanan Roma. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan dua gol.

Ketika Udinese masih berusaha menambah angka, Roma justru memberikan pukulan terakhir. Daniele Ghilardi mencetak gol pada menit ke-90+2 setelah menerima umpan Santiago Castro. Gol perdana Ghilardi di Serie A itu sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim tamu.

Lazio dan Inter Kini Hanya Berjarak Satu Poin
Kemenangan tersebut membuat Roma mengumpulkan 24 poin dari sepuluh pertandingan. Mereka menempati posisi ketiga, tepat di bawah Lazio dan Inter Milan yang sama-sama mengoleksi 25 poin. Persaingan perebutan posisi teratas Serie A pun semakin ketat.

Bagi Gasperini, kemenangan ini memperlihatkan produktivitas lini serang timnya. Lega Serie A mencatat Roma mencetak 12 gol dalam sepekan terakhir, termasuk lima gol ke gawang Udinese. Namun, dua gol balasan tuan rumah tetap menjadi bahan evaluasi agar pertahanan Roma tidak mudah kehilangan konsentrasi.

Sementara itu, Udinese berada dalam situasi yang jauh lebih sulit. Mereka terpuruk di peringkat ke-19 dengan lima poin dan belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan liga terakhir. Jika Roma kini sibuk memandang ke puncak klasemen, Udinese justru harus segera mencari jalan keluar dari zona degradasi.

Kemenangan 5-2 bukan jaminan Roma akan mengakhiri musim sebagai juara. Namun, hasil ini menjadi pesan bahwa Giallorossi siap mengganggu persaingan Lazio dan Inter. Tinggal bagaimana Gasperini menjaga konsistensi tim, sebab dalam sepak bola Italia, pesta gol semalam tidak otomatis membayar tagihan pertandingan pekan depan.(*)

Komentar (0)