Selasa, 15 September 2026
Breaking News
Nasional

Purbaya Dicopot, Benarkah Publik Justru Makin Mendukung?

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Purbaya Dicopot, Benarkah Publik Justru Makin Mendukung?
Bagikan:

JAKARTA, BERITANOW.COM — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan memunculkan perhatian besar di ruang publik. Sehari setelah menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara, nama Purbaya masih menjadi perbincangan.

Momen sertijab di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026), berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kemenkeu.

“Terima kasih semua atas kerja samanya selama satu tahun ini,” kata Purbaya.

Namun, di balik sikap singkat tersebut, Purbaya mengungkap sisi personal setelah mengetahui dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Purbaya mengaku sempat kesulitan tidur setelah mengetahui keputusan pergantian tersebut.

“Semalam, sulit tidur. Saya merasa kesal, tapi sekarang sudah tidak terlalu buruk,” kata Purbaya kepada wartawan.

Pernyataan itu menggambarkan kekecewaan Purbaya setelah harus meninggalkan jabatan Menteri Keuangan yang telah diembannya sekitar satu tahun.

Purbaya Pernah Jadi Menteri Favorit

Perhatian terhadap Purbaya bukan tanpa alasan. Sebuah riset Idsight sebelumnya menempatkan Purbaya sebagai menteri terfavorit masyarakat dengan tingkat penilaian 83,7 persen.

Angka tersebut menunjukkan penerimaan publik yang cukup kuat terhadap Purbaya ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Meski demikian, hasil riset tersebut tidak dapat langsung diartikan sebagai bukti bahwa seluruh masyarakat atau netizen mendukung Purbaya dalam setiap kebijakan.

Pencopotan Justru Memicu Perhatian

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya.

Purbaya mengatakan dirinya mengetahui keputusan tersebut melalui panggilan telepon saat sedang mengikuti rapat di parlemen. Ia kemudian meninggalkan rapat hanya beberapa jam sebelum Suahasil dilantik.

Meski mengaku kesal, Purbaya tetap menjalani proses serah terima jabatan. Dalam kesempatan itu, ia memilih menyampaikan sambutan singkat.

Sikap tersebut kemudian menjadi salah satu momen yang menarik perhatian publik.

Benarkah Dukungan Publik Menguat?

Percakapan di media sosial dapat menunjukkan tingginya perhatian terhadap seorang tokoh, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa mayoritas netizen mendukung Purbaya.

Karena itu, klaim bahwa “netizen ramai-ramai mendukung Purbaya” masih membutuhkan data analisis sentimen atau survei terbaru.

Yang dapat dikatakan berdasarkan data yang tersedia, Purbaya sebelumnya memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi dan namanya tetap menjadi perhatian setelah tidak lagi menjabat.

Dengan demikian, apakah dukungan publik terhadap Purbaya benar-benar meningkat setelah pencopotan masih menjadi pertanyaan yang membutuhkan pembuktian melalui data terbaru.

Yang jelas, pergantian Menteri Keuangan belum membuat nama Purbaya berhenti menjadi sorotan. (*)

Komentar (0)