Polisi Tangkap Terduga Pelaku Perusakan Bus Persib U-18 di Tol Batang-Pemalang
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
BATANG, BERITANOW.COM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang, Jawa Tengah, mengamankan seorang pria berinisial BPA (33) yang diduga terlibat dalam insiden pelemparan dan perusakan bus Persib U-18. Peristiwa tersebut terjadi di Rest Area KM 360 Tol Batang-Pemalang.
Kapolresta Batang Kombes Pol. Warsono menyampaikan bahwa pria tersebut ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan mengenai kerusakan bus dan dugaan penganiayaan terhadap salah satu ofisial tim Persib U-18.
BPA diketahui merupakan warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Menurut keterangan kepolisian, pria tersebut diduga sebagai pendukung Persija Jakarta dan diamankan ketika melintas di Gerbang Tol Cikarang Utama.
Polisi Telusuri Rekaman CCTV dan Laporan Masyarakat
Warsono menjelaskan, penangkapan dilakukan melalui koordinasi antara Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Batang dan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek.
Sebelum mengamankan terduga pelaku, petugas menelusuri sejumlah petunjuk, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di area peristirahatan jalan tol. Polisi juga menindaklanjuti informasi dan laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110.
Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama turut mendampingi Kapolresta dalam penyampaian keterangan terkait penanganan kasus tersebut.
Dari hasil penindakan, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian, di antaranya batu bata, botol minuman keras, dan senjata tajam. Barang-barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kepolisian masih perlu mendalami peran terduga pelaku serta keterkaitan barang bukti yang ditemukan dengan insiden perusakan bus tersebut.
Kronologi Insiden Bus Persib U-18 di Rest Area KM 360
Peristiwa itu bermula ketika dua kelompok suporter berada di lokasi peristirahatan yang sama pada Minggu malam, 11 Oktober. Rombongan suporter Persija Jakarta sebelumnya mengawal timnya bertanding di Yogyakarta dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Jakarta.
Pada waktu yang hampir bersamaan, bus yang mengangkut skuad Persib Bandung U-18 juga berhenti di Rest Area KM 360 Tol Batang-Pemalang. Rombongan Persib diketahui sedang menempuh perjalanan menuju Bandung setelah menjalani pertandingan kompetisi sepak bola usia muda di Solo.
Keberadaan bus Persib di lokasi tersebut kemudian menarik perhatian sejumlah suporter lawan. Situasi dilaporkan memanas setelah muncul provokasi berupa teriakan verbal antarkelompok.
Ketegangan itu selanjutnya diduga berujung pada pelemparan batu ke arah bus yang membawa rombongan Persib Bandung U-18. Selain kerusakan kendaraan, kejadian tersebut juga dilaporkan melibatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang ofisial tim.
Polisi menduga insiden tersebut dipicu oleh fanatisme berlebihan terhadap klub sepak bola yang didukung masing-masing kelompok. Meski demikian, penyidik masih perlu mengumpulkan dan mencocokkan bukti untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat.
Penangkapan BPA menjadi salah satu langkah dalam proses pengungkapan kasus tersebut. Penyelidikan dilakukan dengan menggabungkan keterangan saksi, rekaman CCTV, laporan masyarakat, serta barang bukti yang telah diamankan.
Kasus ini kembali menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan menghormati sesama pendukung klub sepak bola. Persaingan dalam dunia olahraga semestinya berlangsung di lapangan dan tidak berujung pada tindakan kekerasan maupun perusakan fasilitas umum.
Polisi diharapkan dapat menuntaskan penyelidikan berdasarkan bukti yang tersedia agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi, khususnya di fasilitas umum dan jalur transportasi yang digunakan masyarakat luas.