Rabu, 14 Oktober 2026
Breaking News
Hiburan & Selebriti

Pemeran Walt Jr di Breaking Bad, RJ Mitte, Berpulang di Usia 34 Tahun

Riskal Arief | | 4 mnt baca
Pemeran Walt Jr di Breaking Bad, RJ Mitte, Berpulang di Usia 34 Tahun
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Aktor RJ Mitte, yang dikenal luas lewat perannya sebagai Walter White Jr. dalam serial Breaking Bad, meninggal dunia pada Senin (12/10/2026) di Brownsville, Texas, Amerika Serikat. Ia berpulang di usia 34 tahun. Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi oleh perwakilan resmi keluarga Mitte kepada Deadline dan Variety.

Pernyataan resmi perwakilannya menyebut kepergian Mitte sebagai kehilangan yang mendalam bagi sosok yang dikenal sebagai aktor, filantropis, sekaligus pejuang hak-hak penyandang disabilitas yang gigih. Penyebab kematiannya kemudian dikonfirmasi oleh perwakilan Mitte sebagai bunuh diri, sebagaimana dilaporkan Variety dan ABC News. Keluarga maupun rekan-rekan dekatnya belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai apa yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Mitte sendiri lahir dengan kerusakan otak saat proses kelahirannya dan kemudian diadopsi. Ia didiagnosis mengidap cerebral palsy pada usia tiga tahun, kondisi neurologis yang kelak juga melekat pada karakter Walter White Jr. yang ia perankan di layar kaca. Pengalaman pribadinya inilah yang membuat perannya di Breaking Bad terasa begitu autentik, sekaligus menjadi titik awal perjalanannya sebagai figur publik yang vokal menyuarakan isu disabilitas.

Jejak karier dan dedikasi pada isu disabilitas
Karier akting Mitte melejit sejak ia bergabung dalam Breaking Bad pada usia 14 tahun, dan bertahan di seluruh lima musim serial tersebut dari tahun 2008 hingga 2013. Ia menjadi bagian dari jajaran pemain yang meraih penghargaan Screen Actors Guild Award untuk kategori ansambel drama terbaik pada 2014. Di luar serial legendaris itu, Mitte juga tampil dalam sejumlah proyek televisi dan film independen lainnya, termasuk Love Me Dead dan Westhampton, serta tengah aktif mempromosikan film terbarunya, Talking to Strangers, lewat berbagai wawancara hanya beberapa hari sebelum kepergiannya.

Di luar dunia akting, Mitte dikenal luas sebagai aktivis gigih yang memanfaatkan platform digitalnya untuk menantang stereotip terhadap penyandang disabilitas. Ia menjabat sebagai presiden Mitte Foundation, lembaga filantropi yang mendukung program pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan beasiswa di kawasan Texas Selatan. Ia juga tercatat sebagai duta untuk United Cerebral Palsy dan berkolaborasi dengan Shriners Hospitals for Children lewat kampanye #CutTheBull yang menentang perundungan terhadap anak-anak penyandang disabilitas.

Dedikasinya pada representasi disabilitas turut membawanya menjadi wajah global kampanye “Lived in Spring” milik merek pakaian GAP, yang terpampang di papan reklame dari Tokyo hingga New York. Mitte kerap menyebut Breaking Bad sebagai titik balik yang mengubah hidup dan kariernya secara menyeluruh. Kesempatan tampil di serial yang begitu berpengaruh itu ia manfaatkan sepenuhnya untuk membuka ruang representasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di industri hiburan.

Ucapan duka mengalir
Kabar kepergian Mitte memicu gelombang ucapan duka dari para pemeran utama Breaking Bad. Bryan Cranston, yang berperan sebagai Walter White, ayah dari karakter yang diperankan Mitte, menulis pesan duka yang menyebut Mitte sebagai putra tersayangnya dalam serial tersebut. Cranston menegaskan bahwa Mitte meninggal akibat bunuh diri dalam pernyataan publiknya, sekaligus mengenangnya dengan penuh kehangatan.

Aaron Paul, yang memerankan Jesse Pinkman, mengaku merasa kehilangan arah mendengar kabar ini, seperti dikutip The Hollywood Reporter. Dean Norris, yang berperan sebagai Hank Schrader, paman dari karakter Mitte dalam serial itu, turut menyampaikan kenangannya lewat pernyataan resmi. Gelombang penghormatan dari para rekan satu serial ini mencerminkan betapa dekatnya ikatan yang terjalin di antara jajaran pemeran Breaking Bad, jauh melampaui hubungan kerja semata di depan kamera.

Kepergian Mitte turut mengingatkan publik akan kontribusinya yang melampaui dunia hiburan semata. Ia meninggalkan jejak nyata lewat perjuangannya mengubah cara masyarakat memandang penyandang disabilitas, sebuah warisan yang menurut sejumlah rekannya akan terus dikenang jauh melampaui perannya di layar kaca. Publik dan penggemar dari berbagai penjuru dunia turut menyampaikan belasungkawa lewat media sosial begitu kabar ini tersiar.(*)

Informasi ini dihimpun BeritaNow dari berbagai sumber.

Catatan redaksi: Ini adalah topik sensitif. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami kesulitan emosional atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu mencari bantuan lewat layanan dukungan kesehatan jiwa dan krisis terdekat.

Komentar (0)