Pelatih Timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki Kaget Ketika Shin Tae Yong hadir di Pertandingan Indonesia vs Singapura

Pelatih Timnas Putri Satoru Mochizuki mengaku kaget mengetahui pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong hadir dalam duel Indonesia vs Singapura dalam laga persahabatan di Stadion Madya, Senayan, Selasa (28/5) malam.

Dalam pertandingan itu Timnas Putri Indonesia menghajar Singapura dengan kemenangan 5-1. Marsela Awi dan Claudia Scheuneman masing-masing mengemas dua gol, sedangkan satu gol lain disumbangkan Reva Oktaviani. Sementara Singapura membalas lewat Dorcas Chu.

Laga tersebut tidak saja dihadiri ribuan suporter, namun juga pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong. Satiro Mochizuki yang menyadari hal tersebut mengaku kaget.

Baca Juga:   Video Viral Aksi Maling Bawa Golok Gasak Motor di Banten

“Saya enggak nyangka dia datang,” ujar Satoru Mochizuki.

Mochizuki pun berkeinginan berbicang dengan Shin Tae Yong terkait menangani tim nasional di Indonesia. Sebagai pelatih asing, Shin Tae Yong lebih dulu menangani Skuad Garuda sejak 2019, sedangkan Mochizuki baru sejak Februari lalu.

“Saya ingin berdiskusi dengan Coach Shin,” tutur Mochizuki.

Dalam melawan Singapura, Garuda Pertiwi tampil apik. Zahra Musdalifah dan kawan-kawan menekan sejak awal permainan.

Timnas Putri Indonesia yang tampil impresif membuat pola permainan Singapura tak teratur. Peluang demi peluang dilancarkan oleh Helsya Maeisyaroh dan kawan-kawan.

Baca Juga:   Timnas Indonesia Menantikan Keputusan Scaloni untuk Melawan Argentina

Kemenangan 5-1 atas Singapura membuat Mochizuki puas. Ini merupakan kali pertama Mochizuki memimpin tim senior Timnas Putri Indonesia.

“Saya senang sekali, ini pertama kali memimpin timnas senior [putri Indonesia], jadi saya sangat senang,” kata Mochizuki.

“Saya ingin permainan dibangun dari dasar dengan kerjasama tim, misalnya ketika bertahan cepat merebut bola, saat menyerang langsung tujuannya mencetak gol, itu dasar di sepak bola. Ketika melihat permainan bagus saya menikmati, dari awal saya melatih di U-17, di senior juga menerapkan seperti itu,” ujar Mochizuki menambahkan.

Loading