Mata Air Cigempol di Sumedang Tetap Mengalir Meski Dilanda Kemarau Panjang

Belasan sumber mata air tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Diantara belasan mata air tersebut, empat diantaranya memiliki debit air yang cukup besar, yakni Mata Air Cigempol, Cibuesi, Cisumur, dan Cipalayangan.

Sekertaris Desa Nagrak, Hendra Juanda menuturkan, salah satu sumber mata air yang sangat bermanfaat bagi warga adalah Mata Air Cigempol, yang terletak di areal persawahan Dusun Jemo, tak jauh dari jalan poros Desa Nagrak-Cibitung.

“Mata Air Cigempol ini sangat bermanfaat buat warga, karena selain bisa dikonsumsi juga jadi sumber air sawah warga,” kata Hendra, Minggu (12/5/2024).

Dikatakan, Mata Air Cigempol diperkirakan sudah ada sejak lebih dari setahun lalu, dan dikabarkan belum pernah surut. Mata Air Cigempol juga mengairi sekira 20 hektar sawah, sehingga dalam setahun bisa 3 kali panen.

Baca Juga:   Fakta-Fakta Mengejutkan 'Kampung Mati' di Lebak Banten

“Kemungkinan sudah lebih dari 100 tahun, sebab orang paling sepuh di sini yang umurnya sudah 90 tahun katanya sudah ada waktu dia kecil. Sampai sekarang Mata Air Cigempol belum pernah kering, walaupun kemarau panjang,” katanya.

Selain itu pada zaman dahulu, mata air Cigempol selain digunakan untuk mandi dan mencuci, juga sebagai sarana bagi para penggunanya untuk berinteraksi, bersosialisasi satu sama lain, sehingga kerukunan hidup bertetangga terjalin erat.

“Mata air Cigempol juga digunakan warga yang tinggal di permukiman tak jauh dari lokasi sumber mata air. Ada yang menggunakannya secara langsung di tempat, dan ada juga yang disedot menggunakan pompa air,” ucapnya.

Baca Juga:   Viral! Warga Pasaman Barat Gotong Pasien Sakit dengan Tandu karena Akses Jalan Sulit

Sementara itu Kepala Dusun Jemo Dedi Supriadi mengatakan, saat musim kemarau banyak warga yang datang ke Mata Air Cigempol untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Bahkan banyak juga warga yang datang untuk mencuci dan mandi di sana.

“Kalau kemarau di sini pasti ramai warga dari Desa Nagrak dan dari Cibitung, dari sore kadang sampai malam itu ngantri, ada yang ngambil air ada yang mandi ada yang nyuci pakaian,” tuturnya.

Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan irigasi dan air bersih, beberapa orang bahkan percaya mata air Cigempol memiliki khasiat tersendiri, seperti mengobati berbagai penyakit dan obat awet muda.

“Kalau saya sendiri merasakan awalnya penakut, tapi setelah mandi di sini kemana-mana mau kapan juga jadi berani sendiri. Jadi entah karena faktor umur atau karena khasiat air saya nggak tahu, itu kepercayaan masing-masing,” imbuhnya.

Baca Juga:   Suhu Dingin Dieng Membekukan Kopi Susu Panas Menjadi Es Krim

Ia juga menyebut mata air Cigempol sudah pernah dicek kandungannya oleh Puskesmas setempat. Hasilnya, mata air Cigempol aman untuk dikonsumsi.

“Dari perusahaan air minum terkenal juga pernah dicek, katanya memang mata air Cigempol ini kualitasnya bagus,” tutur Dedi.

Untuk menjaga Mata Air Cigempol Pemerintah Desa Nagrak telah membangun kolam ukuran 4×6 meter untuk menampung mata air, dan membuat pancuran untuk warga yang mandi atau mencuci. Selain itu juga dipasang fasilitas lampu listrik untuk menerangi warga yang datang pada malam hari.

Loading