Kebakaran Cuanki Hub Blok M Bikin Geger, Selang Gas LPG Diduga Jadi Pemicu!
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM – Kebakaran Cuanki Hub di kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan, sempat mengundang perhatian pengunjung dan karyawan pada Senin (2/11/2026) siang. Api diduga berasal dari kebocoran selang gas LPG saat aktivitas memasak berlangsung di dapur tempat usaha tersebut. Kobaran api kemudian membesar setelah menjalar ke tumpukan kertas yang berada di bawah kompor.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.20 WIB di Jalan Sultan Hasanudin, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru. Dugaan kebocoran selang gas menjadi pemicu awal munculnya api ketika karyawan sedang menyiapkan makanan. Material kertas yang berada di sekitar sumber api diduga mempercepat penjalaran kobaran tersebut.
Berdasarkan informasi penanganan kejadian, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menerima laporan kebakaran pada pukul 14.35 WIB. Petugas kemudian mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 20 personel menuju lokasi kejadian. Pengerahan tersebut dilakukan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke bagian lain kawasan Blok M Hub.
Sebelum petugas pemadam tiba, karyawan dan pengelola Cuanki Hub sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Di sisi lain, petugas darurat internal Blok M Hub juga turut melakukan penanganan terhadap sumber kebakaran. Upaya tersebut akhirnya berhasil mengatasi kobaran api sebelum operasi pemadaman dinyatakan selesai.
Penanganan kebakaran di lokasi tersebut berlangsung relatif singkat. Operasi pemadaman dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 14.58 WIB, atau sekitar 23 menit setelah laporan diterima Dinas Gulkarmat DKI Jakarta. Dengan demikian, respons petugas dan penanganan awal di lokasi menjadi bagian penting dalam mengendalikan insiden tersebut.
Peristiwa kebakaran Cuanki Hub ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan gas LPG di area dapur usaha kuliner. Pemeriksaan berkala terhadap selang, regulator, serta kondisi instalasi gas perlu menjadi perhatian pengelola tempat makan. Penempatan bahan yang mudah terbakar, seperti kertas dan kemasan makanan, juga sebaiknya dijauhkan dari kompor maupun sumber panas.
Hingga informasi ini disusun, penyebab kebakaran masih sebatas dugaan kebocoran selang LPG. Informasi mengenai jumlah kerugian material maupun ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut belum tersedia dalam keterangan yang diterima. (*)