Jumat, 09 Oktober 2026
Breaking News
Olahraga

F1 GP Singapore: Russell Tercepat di Latihan Tunggal, Tapi Start dari Buncit

Riskal Arief | | 4 mnt baca
F1 GP Singapore: Russell Tercepat di Latihan Tunggal, Tapi Start dari Buncit
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – George Russell membukukan catatan waktu tercepat dalam satu-satunya sesi latihan bebas menjelang Grand Prix Singapura 2026, Jumat (9/10/2026) sore waktu setempat. Pembalap Mercedes itu mencatat waktu 1 menit 32,274 detik, unggul 0,198 detik atas Charles Leclerc dari Ferrari, sementara Lando Norris dari McLaren menempel ketat di posisi ketiga dengan selisih kurang dari tiga persepuluh detik. Hasil ini terasa ironis, sebab performa kencang Russell justru tidak akan banyak berguna untuk balapan utama akhir pekan ini.

Format akhir pekan Singapura kali ini memang dipangkas menjadi hanya satu sesi latihan karena digelar sebagai putaran sprint. Begitu latihan usai, seluruh tim langsung dihadapkan pada sesi kualifikasi sprint yang menentukan grid start untuk lomba sprint Sabtu. Keterbatasan waktu latihan membuat setiap menit di lintasan jadi krusial, apalagi trek jalanan Marina Bay dikenal menuntut penyesuaian setelan mobil yang presisi.

Kondisi lintasan pada awal sesi jauh dari ideal, berdebu dan belum optimal, sehingga sejumlah pembalap sempat kesulitan menjaga mobilnya tetap di lintasan. Lance Stroll dari Aston Martin dan Lando Norris sama-sama sempat melebar ke area run-off di tikungan berbeda akibat kondisi cengkeraman ban yang belum maksimal. Situasi ini berangsur membaik seiring suhu lintasan menurun dan semakin banyak mobil melintas, hingga waktu lap pun ikut menurun drastis menjelang akhir sesi.

Russell start dari posisi buncit meski tercepat di latihan
Ironi terbesar akhir pekan ini justru terletak pada posisi start George Russell untuk balapan utama hari Minggu. Mercedes sudah mengonfirmasi bahwa Russell akan menjalani hukuman grid akibat kerusakan mesin saat balapan di Sepang pekan lalu, yang memaksa timnya mengganti sejumlah komponen unit daya melebihi jatah musim ini. Konsekuensinya, performa impresif di sesi latihan tidak akan tercermin pada posisi start balapan utama, sebab ia dipastikan memulai lomba dari posisi paling belakang.

Direktur Tim Mercedes, Toto Wolff, menyebut situasi ini sebagai tantangan tambahan yang harus dihadapi timnya menjelang akhir musim. “George has the added challenge of a power unit penalty, which will mean starting from the back of the grid on Sunday, following the engine failure in Malaysia,” ujar Wolff dalam pratinjau resmi tim jelang Singapura. Satu-satunya titik terang bagi Russell adalah hukuman ini tidak berlaku untuk lomba sprint Sabtu, sehingga hasil kualifikasi sprint pada Jumat malam akan sepenuhnya menentukan posisi startnya di sesi tersebut.

Situasi ini membawa dampak signifikan bagi perburuan gelar juara dunia musim 2026. Kimi Antonelli, rekan setim Russell di Mercedes, kini memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 84 poin menyusul hasil mengecewakan Russell di Malaysia. Dengan tersisa tujuh putaran lagi musim ini, Antonelli bahkan berpeluang memastikan gelar juara dunia sedini mungkin di Austin, Amerika Serikat, jika mampu meraih poin maksimal dari kemenangan sprint dan balapan utama sementara Russell gagal mencetak satu poin pun.

Jalannya sesi latihan dan posisi para rival
Di luar drama penalti Russell, sesi latihan sendiri berjalan dinamis dengan sejumlah insiden kecil. Nico Hulkenberg dari Audi terpaksa menghentikan mobilnya di dekat pintu keluar pit lane setelah melaporkan masalah pada transmisi lewat radio tim, memicu pengibaran bendera Virtual Safety Car singkat menjelang 20 menit terakhir sesi. Insiden ini sempat mengganggu ritme sejumlah tim yang tengah fokus menjalankan simulasi kualifikasi menggunakan ban keras.

Persaingan di papan atas klasemen sesi tetap ketat hingga detik-detik akhir. Lewis Hamilton sempat menduduki posisi puncak sementara sebelum akhirnya tergeser Russell yang mencatatkan waktu tercepatnya di lima menit terakhir sesi menggunakan ban lunak. Max Verstappen dari Red Bull, yang masih berpeluang matematis merebut gelar juara dunia, finis di posisi keenam dengan catatan waktu terbaik menggunakan ban medium, sementara Oscar Piastri dari McLaren membayangi ketat di posisi kelima.

Formasi sepuluh besar sesi latihan dilengkapi Antonelli di posisi ketujuh, diikuti Isack Hadjar dari Red Bull, Pierre Gasly dari Alpine, dan Liam Lawson dari Racing Bulls. Hasil latihan ini tetap harus dibaca dengan hati-hati sebagai gambaran sementara, mengingat kualifikasi sprint yang sesungguhnya menentukan grid baru saja dimulai setelah sesi ini berakhir, dengan kondisi lintasan yang kemungkinan terus berubah seiring waktu.

Yang perlu dipantau
Hasil resmi kualifikasi sprint Jumat malam akan menjadi penentu nyata posisi start lomba sprint Sabtu, sekaligus indikator peta kekuatan jelang kualifikasi balapan utama. Performa Russell dalam upayanya menyelamatkan poin dari posisi depan saat sprint juga layak diikuti, mengingat sesi itu menjadi satu-satunya kesempatan realistisnya mencetak poin akhir pekan ini akibat hukuman grid pada hari Minggu.(*)

Informasi ini dihimpun BeritaNow dari berbagai sumber.

Komentar (0)