Diduga Masalah Cinta Wanita di Tangsel Lompat dari Lantai 17 Apartemen

Masalah asmara memang bisa membutakan siapa saja bahkan tak jarang mereka yang putus cinta mampu berbuat nekat, seperti wanita di Tangerang Selatan ini.

Diduga ada persoalan dengan kekasih, SY (21) nekat lompat dari lantai 17 sebuah apartemen di Serpong, Tangerang Selatan.

Seperti apa kronologinya?

Diketahui, seorang wanita muda berinisial SY (21) nekat mengakhiri hidup dengan cara melompat dari lantai 17 sebuah apartemen di Serpong, Tangerang Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Dovie yang membenarkan kejadian tersebut.

Dia mengatakan hal itu terjadi pada Minggu (26/11/2023) sekira pukul 22.02 WIB.

“Benar ada laporan penemuan orang meninggal dunia. Korban diduga bunuh diri dengan cara lompat dari lantai 17 gedung apartemen,” ucap Dovie dalam keteranganya dikutip, Rabu (29/11/2023).

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi nekat SY itu diduga dilatarbelakangi karena persoalan asmara dengan kekasihnya.

Akibatnya korban mengalami depresi dan nekat mengakhiri hidupnya.

“Hasil pemeriksaan saksi-saksi dapat diperoleh keterangan adanya masalah percintaan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Dovie, usai ditemukan tewas kemudian jenazah korban pun pada saat itu langsung dibawa ke RSUD Tangerang Selatan.

Baca Juga:   Viral Pengemudi Fortuner di Jakut Pukul Sopir Pribadi Karena Tidak Terima Disalip

Akan tetapi berdasarkan permintaan pihak keluarga, jenazah korban tak dilakukan autopsi dan akan langsung dikebumikan.

“Jenazah sudah dibawa ke RSUD, tapi berdasarkan permintaan keluarga (jenazah) korban tidak diautopsi,” pungkasnya.

SMAN 3 Bandung akhirnya buka suara terkait tewasnya siswi berinisial AA.

AA awalnya dikabarkan nekat melompat dari gedung sekolah lantai 3 akibat putus cinta, namun hal tersebut dibantah.

Hal ini disampaikan oleh Wakasek Humas SMAN 3 Bandung, Ida Rohayani.

“Percobaan bunuh diri karena putus cinta dan sebagainya, kami nyatakan tidak benar,” ujar Ida, saat jumpa pers di Aula SMAN 3, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, sejak AA masuk SMAN 3, pihak sekolah sudah melakukan assessment dan hasilnya memutuskan bahwa AA harus mendapatkan bimbingan dari psikiater dan guru bimbingan konseling (BK).

Ida tidak menjelaskan apa hasil assessment terhadap AA dan mengapa AA harus mendapatkan bimbingan dari guru BK.

“Siswi berinisial A, sudah ditangani sejak masuk dan BK mengonfirmasi kepada orang tua berjalan setiap bulan, sejak masuk ke sudah didampingi psikolog,” katanya.

Dikatakan Ida, meski diberikan pendampingan, AA merupakan siswi yang aktif dan tidak pernah memiliki masalah dengan siswa lainnya atau guru.

Baca Juga:   Pesawat Vietjet Air salah Masuk Taxiway Bikin Bandara Jepang Panik

“Kesehariannya baik-baik saja. Anaknya biasa saja,” ucapnya.

Sebelumnya, seorang siswi SMA 3 Bandung mengalami patah tulang, setelah diduga lompat dari lantai tiga sekolahnya, Selasa (28/11/2023). Belum diketahui motif siswi tersebut nekat loncat dari lantai tiga.

Salah satu petugas sekolah yang enggan disebutkan namanya mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat jeda jam pelajaran sekolah.

“Kejadiannya jam 10.00 tadi, pas waktu istirahat,” ujar petugas sekolah.

Aksi yang dilakukan siswi kelas XI itu sempat membuat geger siswa lainnya. Korban pun jatuh tepat di kolam kering.

“Jatuhnya ke kolam,” katanya.

Korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Halmahera, Kota Bandung untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, anggota kepolisian sudah berada di sekolah tersebut. Ada juga tim INAFIS dari Polrestabes Bandung.

Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Rustandi mengatakan, dalam peristiwa itu hanya ada satu korban dan mengalami patah tulang.

“Iya benar (ada kejadian tersebut), korban mengalami luka patah tulang,” ujar Rustandi.

Rustandi belum menjelaskan penyebab korban nekat lompat dari atas gedung. Pun demikian dengan luka apa saja yang diderita korban. Pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut.

Baca Juga:   Satu Keluarga Bunuh Diri di Malang karena Terjerat Utang

Bukan Kali Pertama

Peristiwa siswa melompat dari lantai atas gedung sekolahnya sendiri bukan kali pertama terjadi.

Dalam tiga bulan terakhir, termasuk peristiwa di SMAN 3 Kota Bandung, setidaknya sudah terjadi tiga peristiwa.

Peristiwa pertama dilakukan R (13), siswi SDN 06 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (26/9).

Ia meloncat dari lantai empat sekolahnya. Polisi memastikan, R bunuh diri.

“Kami mendapatkan barang bukti berupa tempat duduk yang digunakan yang bersangkutan (untuk) memanjat dan melompat,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, seperti dikutip Kompas.

Hal itu diperkuat rekaman kamera CCTV yang merekam kejadian tersebut.

Paman korban, Jafar Mursahid, mengatakan teman korban sempat mencegah aksi tersebut.

“Tapi bangku itu diambil lagi dan ditaruh di pinggir tembok. Dia naik lalu loncat,” kata Jafar.

Hanya berselang sebulan, peristiwa serupa juga dilakukan siswa SMP di Cengkareng, Jakarta Barat.

Korban tewas setelah melompat dari lantai empat sekolahnya, saat jam istirahat, Senin (9/10) pukul 09.45 WIB.

Loading