Dari Ide Ibu, Fira Mahasiswi Pontianak Sukses Membuka Jasa Cabut Uban

Seorang mahasiswi di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) bernama Zafira (20) membuka jasa cabut uban. Fira mengungkapkan ide tersebut datang dari ibunya.

Fira mengaku sudah menekuni aktivitas mencabut uban sejak masih kecil hingga sekarang. Setiap pekan, Fira diminta ibunya untuk mencabut ubannya.

“Dari kecil kan disuruh cabut uban, sampai sekarang. Jadi ide itu memang dari mama,” ujar Fira.

Suatu ketika, saat Fira sedang mencabut uban ibunya, ia diminta untuk mencari penghasilan tambahan lewat bisnis kecil-kecilan. Dari sinilah Fira akhirnya menjalankan ide yang tak biasa ini.

“Saya tanya gimana caranya, itu kita ngomong sambil cabut uban. Terus mama bilang cobalah adek buat akun atau promosikan buka jasa cabut uban, kata mama begitu,” jelasnya,

Baca Juga:   Rekomendasi Tempat Wisata di Batu Jawa Timur

Fira mengaku membuka jasa cabut uban ini untuk mendapatkan uang jajan tambahan. Jasa cabut uban ini ia kenakan tarif sebesar Rp 25 ribu per jamnya.

“Iya (buka jasa cabut uban) mama bilang coba buat nyari uang tambahan sendiri. Per jamnya Rp 25 ribu,” ungkap Fira.

Mengawali bisnisnya, Fira membuat akun Instagram untuk mempromosikan jasanya. Ia juga meminta tolong ke beberapa akun medsos di Pontianak untuk membantu promosi.

“Jadi ini baru 3 hari, mulai dari hari Minggu kemarin sambil minta tolong ke akun-akun medsos di Pontianak buat promosi. Dibantu juga oleh media-media dan sekarang sudah ada customernya,” terangnya.

Baca Juga:   Pria Tewas Tertabrak KRL saat Asyik Ngobrol Bareng Teman di Peron Stasiun Serpong

Sejauh ini Fira telah menerima tiga orang pelanggan. Dalam menjalani bisnisnya, Fira mengaku akan lebih banyak menerima customer perempuan dibandingkan laki-laki.

“Sudah ada tiga customer-nya. Kalau perempuan yang minta, pasti saya terima. Tapi untuk laki-laki itu, saya liat tempat juga, jadi saya minta sherlock (share location) dulu, kalau memungkinkan dan tempatnya dekat dengan rumah saya bisa. Kalau gak kenal atau jauh saya gak bisa. Takut juga,” ucapnya.

Sejauh ini Fira telah menerima tiga orang pelanggan. Dalam menjalani bisnisnya, Fira mengaku akan lebih banyak menerima customer perempuan dibandingkan laki-laki.

Baca Juga:   Media Sosial Pertama di Dunia

“Sudah ada tiga customer-nya. Kalau perempuan yang minta, pasti saya terima. Tapi untuk laki-laki itu, saya liat tempat juga, jadi saya minta sherlock (share location) dulu, kalau memungkinkan dan tempatnya dekat dengan rumah saya bisa. Kalau gak kenal atau jauh saya gak bisa. Takut juga,” ucapnya.

Fira mengungkap akan melayani pelanggannya pada sore. Hal ini dia lakukan agar kegiatannya di kampus tidak terganggu.

“Jadi saya buka jasa cabut uban dari jam 5 sampai jam 7,” imbuhnya.

Loading