Banjir Lahar Aliran Semeru Putuskan Jembatan di Lumajang, Begini Kondisinya

Hujan deras mengguyur Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dua hari terakhir tanpa henti mengakibatkan bencana alam di beberapa wilayah tersebut.

Mulai dari longsor hingga banjir bandang akibat sungai Leprak yang merupakan aliran lahar Gunung Semeru meluap hingga merusak fasilitas umum.

Salah satunya, jembayan Gantung Kaliregoyo di desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp 9 Miliar.

Tidak hanya itu saja, akse jalan nasional Lumajang-Malang putus tital akibat jembatan yang berada di perbatasan kedua wilayah tersebut putus pada Jumat 7 Juli 2023 sekitar pukul 14.15 WIB.

Baca Juga:   Resmi! Pemerintah Tetapkan Libur Idul Adha 3 Hari, 28 dan 30 Juni 2023 sebagai Cuti Bersama

Hancurnya jembatan senilai Rp 9 Miliar itu diketahui dari sebuar video rekaman detik-detik banjir bandang menghantam jembatan Kaliregoyo viral di platform media sosial Instagram.

Terlebih, si perekam yang merupakan warga setempat menuliskan narasi Jembatan Seharga Rp 9 Miliar Putus.

Ditambah lagi dalam video arus deras sungai bercampur bebatuan menghantam jembatan tersebut.

Di wilayah Kabupaten Lumajang lainnya, seperti akses jembatan di perbatasan Lumajang-Malang putus.

Hal itu juga diketahui, dari video yang beredar di medis sosial Instagram.

“Ijin melaporkan kondisi jembatan perbatasan Lumajang-Malang saat ini di terjang banjir,” ucap si perekam sembari merekam detik-detik jembatan itu putus.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Lumajang, Adma Teguh Pambudi membenarkan, adanya bencana longsor, jembatan putus dan jembatan di perbatasan Lumajang dengan Malang.

Oleh sebab itu, ia menghimbau kepada masyarakt untuk menghindari akses jalan yang berada di jembatan tersebut.

“Kita sterilkan terlebih dahulu jalan tersebut untuk menghindari bahaya yang berkelanjutan,”kata Adma.

Loading