Minggu, 01 November 2026
Breaking News
Olahraga

AC Milan Hajar Inter 3-1, Moreira Bikin Tetangga Lesu

Riskal Arief | | 3 mnt baca
AC Milan Hajar Inter 3-1, Moreira Bikin Tetangga Lesu
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

MILAN, BeritaNow.com — Tinggal serumah ternyata tidak menjamin hubungan dua tetangga selalu harmonis. AC Milan memberikan pelajaran pahit kepada rival sekotanya, Inter Milan, setelah menang 3-1 dalam Derby della Madonnina di Stadion San Siro, Sabtu (31/10/2026) malam waktu Italia. Diego Moreira menjadi bintang pertandingan dengan menyumbangkan satu gol dan dua assist, sekaligus memastikan pendukung Rossoneri memiliki bahan untuk menggoda rivalnya.

Kemenangan AC Milan atas Inter terasa istimewa karena berlangsung pada malam Halloween. Tim asuhan Ruben Amorim mencetak tiga gol sebelum babak pertama berakhir melalui Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Moreira. Inter hanya mampu membalas lewat Alessandro Bastoni, meskipun sempat mengancam gawang Mike Maignan.

Belum Sempat Duduk, Inter Sudah Kebobolan
Pertandingan baru berjalan empat menit ketika Pulisic membuat pendukung Milan bersorak. Moreira menusuk pertahanan Inter dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan yang diselesaikan Pulisic melalui sundulan. Gol cepat tersebut langsung mengubah suasana pertandingan menjadi ujian berat bagi tim tamu.

Enam menit kemudian, Moreira kembali membuat pertahanan Inter kerepotan. Umpan tariknya diselesaikan Rabiot melalui tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan Josep Martinez. Skor 2-0 dalam sepuluh menit pertama menunjukkan betapa efektifnya serangan Milan pada awal pertandingan.

Inter akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Bastoni pada menit ke-22. Gol bermula dari sepak pojok Hakan Calhanoglu yang diteruskan Manuel Akanji kepada Bastoni di depan gawang. Namun, harapan kebangkitan Nerazzurri kembali terganggu ketika Moreira mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-43.

Moreira Jadi Mimpi Buruk Pertahanan Inter
Penampilan Moreira merupakan salah satu cerita paling menarik dalam derby kali ini. Pemain asal Belgia itu terlibat langsung dalam ketiga gol Milan, dua sebagai pemberi umpan dan satu sebagai pencetak gol. Tendangan bebasnya dari jarak sekitar 30 meter membuat Milan menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.

Bagi Inter, persoalannya bukan sekadar gagal menghentikan satu pemain. Pertahanan mereka beberapa kali kesulitan mengantisipasi pergerakan Milan dari sisi lapangan. Ketika perhatian tertuju pada pemain-pemain senior, Moreira justru menjadi sosok yang paling menentukan hasil pertandingan.

Inter berusaha bangkit setelah turun minum, tetapi sejumlah peluang tidak menghasilkan gol tambahan. Mike Maignan menggagalkan kesempatan Marcus Thuram, sementara usaha pemain lainnya belum mampu memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-75, wasit sempat memberikan penalti kepada Inter, tetapi keputusan tersebut dibatalkan setelah peninjauan VAR.

Tetangga Menang, Persaingan Klasemen Makin Panas
Hasil tersebut membuat AC Milan memperpanjang catatan positif dalam pertemuan dengan Inter. Menurut laporan resmi klub, Rossoneri kini mencatat empat kemenangan derby berturut-turut di berbagai kompetisi. Milan juga tidak terkalahkan dalam delapan pertemuan terakhir menghadapi rival sekotanya.

Kemenangan ini mengangkat Milan ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan 21 poin. Inter tetap mengoleksi 25 poin dari sepuluh pertandingan, tetapi turun ke posisi kedua karena kalah selisih gol dari Lazio. Dengan demikian, derby bukan hanya menentukan kebanggaan kota, melainkan juga memengaruhi persaingan papan atas Liga Italia.

Pertandingan tersebut juga menjadi ujian bagi Cristian Chivu, pelatih Inter yang sebelumnya membawa timnya tampil tanpa kekalahan di liga musim ini. Sementara itu, Amorim mendapatkan hasil penting untuk meningkatkan kepercayaan diri skuadnya. Namun, kemenangan satu pertandingan belum cukup menentukan siapa yang akan mengakhiri musim sebagai juara.

Bagi pendukung Milan, hasil 3-1 tentu menjadi alasan untuk merayakan akhir pekan dengan lebih riang. Sebaliknya, suporter Inter harus menerima kenyataan bahwa timnya kalah dari tetangga yang menggunakan stadion sama. Kedua klub boleh berbagi San Siro, tetapi pada malam derby tersebut, hak untuk membanggakan diri jatuh ke tangan Rossoneri.(*)

Komentar (0)