Viral! Anak Tega Bakar Ayah Kandung di Medan

Seorang pria berinisial EP (39) diduga tega membakar ayah kandungnya, YL (66), dalam sebuah peristiwa yang terjadi di Jalan Pinang Baris Gang Wakaf III, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kejadian tersebut mengundang perhatian dan kemarahan warga sekitar. Setelah mengetahui korban diduga dibakar oleh anaknya sendiri, masyarakat segera berdatangan untuk menolong korban sekaligus mengamankan pelaku. Rekaman video yang memperlihatkan kondisi usai insiden itu pun ramai beredar di media sosial.

Korban yang mengalami luka bakar sempat berteriak meminta bantuan hingga akhirnya warga datang memberikan pertolongan. Sebelum dibawa oleh petugas kepolisian, pelaku juga sempat menjadi sasaran amarah warga di lokasi kejadian.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yunus Tarigan, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.

“Pelaku sudah diamankan,” ujar Kompol Yunus Tarigan pada Sabtu (18/7/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga aksi tersebut dipicu oleh persoalan pribadi yang dialami pelaku. EP disebut mengalami tekanan emosional setelah ditinggalkan istrinya, yang kemudian memicu perselisihan dengan ayah kandungnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Herman Sentosa, menjelaskan bahwa pertengkaran antara keduanya diduga menjadi awal terjadinya aksi pembakaran.

Menurutnya, pelaku mengalami stres setelah ditinggal sang istri. Dalam kondisi tersebut, terjadi cekcok dengan ayahnya hingga akhirnya pelaku diduga nekat membakar korban.

Peristiwa itu berlangsung di depan rumah yang dihuni EP bersama ayah kandung dan ibu tirinya. Sebelum kejadian semakin memburuk, warga sempat mencoba melerai adu mulut yang terjadi di antara keduanya.

Namun, setelah pertengkaran berlangsung, pelaku diduga mengambil bensin lalu menyiramkannya ke tubuh korban sebelum api membakar tubuh sang ayah.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki, kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini guna mengungkap secara menyeluruh motif di balik dugaan tindakan pelaku.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply