Senin, 02 November 2026
Breaking News
Daerah

20 Warga Diduga Keracunan Pesta Pernikahan di Padang, Anak 5 Tahun Dirujuk

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
20 Warga Diduga Keracunan Pesta Pernikahan di Padang, Anak 5 Tahun Dirujuk
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

PADANG, BERITANOW.COM – Kasus keracunan pesta pernikahan Padang menyebabkan 20 orang harus mendapatkan penanganan medis setelah menghadiri sebuah resepsi pernikahan di Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (1/11/2026). Seorang anak berusia lima tahun bahkan harus dirujuk ke rumah sakit akibat mengalami dehidrasi berat.

Berdasarkan pendataan di dua rumah sakit, tujuh korban ditangani di RSU Bunda BMC Padang dan 13 lainnya di RST Dr. Reksodiwiryo. Sebagian besar korban dilaporkan mengalami mual, muntah, diare, pusing hingga nyeri perut.

Dari 13 pasien di RST, sebanyak 10 orang telah diperbolehkan pulang, dua masih dirawat, dan satu anak berusia lima tahun dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang. Anak tersebut mengalami dehidrasi berat disertai perdarahan saat buang air besar (BAB).

Sementara itu, dari tujuh pasien yang ditangani RSU Bunda BMC, enam orang sudah diperbolehkan pulang dan satu lainnya masih menjalani perawatan.

Dugaan sementara mengarah pada makanan yang disajikan dalam pesta, khususnya menu soto dari jasa katering. Namun, pihak rumah sakit menegaskan penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan.

Kapolsek Padang Timur, AKP Ronnal Yandra, menyatakan polisi telah mendatangi kedua rumah sakit untuk melakukan pendataan dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut, termasuk menelusuri makanan yang dikonsumsi para korban. Pengambilan sampel makanan diperlukan untuk memastikan sumber dugaan keracunan.

Hingga Senin (2/11/2026), penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan. Masyarakat menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui apakah hidangan katering dalam pesta pernikahan tersebut menjadi pemicu keracunan massal. (*)

Komentar (0)