VIRAL Mobil Minibus Masuk Jurang di Mojokerto, 2 Penumpang Meninggal di Tempat dan 9 Terluka

Sebuah minibus yang mengangkut rombongan wisatawan asal Kota Surabaya mengalami kecelakaan terjun ke jurang di turunan tajam Dusun Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Rabu, 10 Juli 2024 kemarin.

Menurut informasi yang beredar, kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan dua orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Seluruh korban yang menumpangi minibus berjenis Avanza tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Glagah, Mojokerto.

Identitas dua korban yang meninggal dunia tersebut adalah Syaiful Islam (34) dan Abdul Azis (55). Kedua korban tersebut adalah warga yang berasal dari Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.

Baca Juga:   Viral: Dua Remaja 'Seruduk' Portal Waduk Sermo dengan Motor

Melansir dari akun Instagram @kabarmojokerto, mobil Avanza tersebut mengangkut rombongan keluarga yang berjumlah 11 orang. Mereka hendak berwisata ke Banyu Panas yang berada di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Rombongan itu melaju dari arah selatan ke utara atau dari arah Cangar, Kota Batu menuju Pacet. Tapi nahas, sekitar pukul 15.30 WIB, minibus tersebut banting setir ke kiri sampai terjungkal ke dalam jurang yang berada di sisi kiri jalan tersebut.

“Mobil Avanza banting kiri, menabrak pohon kesono, lalu masuk ke jurang,” kata saksi mata bernama Syukur Mujiono seperti dilansir dari akun Instagram @kabarmojokerto.

Baca Juga:   Banjir Bandang di Grobogan, Jalanan Terputus hingga Ribuan Rumah Tergenang

“Dari atas, penumpang sudah pada teriak pas mobil meluncur masuk jurang. Di dalam mobil terdapat 11 penumpang termasuk sopir dan satu anak kecil,” lanjutnya.

Namun, karena kerasnya benturan antara minibus dengan pohon kesono mengakibatkan moncong mobil tersebut ringsek. Kaca bagian depan dan belakang juga hancur, roda depan sisi kanannya sampai terlepas.

Akibat dari kecelakaan tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia serta beberapa yang lain mengalami luka-luka. Menurut dugaan, minibus tersebut hilang kendali lantaran rem blong di turunan tajam sehingga kecelakaan tidak bisa dihindarkan.

Loading