Minggu, 11 Oktober 2026
Breaking News
Video

UPDATE: Banjir Padang: 498 Warga Terdampak, 238 Dievakuasi

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
UPDATE: Banjir Padang: 498 Warga Terdampak, 238 Dievakuasi
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

 

 

PADANG, BERITANOW.COM — Banjir Padang merendam sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Bencana ini berdampak pada ratusan warga dan menyebabkan sejumlah rumah terendam air.

Berdasarkan data sementara yang diberitakan pada Minggu (11/10/2026), sebanyak 498 warga terdampak dan 120 rumah dilaporkan terendam. Petugas gabungan juga telah mengevakuasi 238 warga ke lokasi yang lebih aman.

Tiga kecamatan yang dilaporkan terdampak meliputi Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Kondisi tersebut membuat penanganan darurat dan pemantauan wilayah rawan banjir menjadi perhatian penting bagi petugas.

Banjir Padang Berdampak pada Permukiman Warga

Banjir Padang tidak hanya menggenangi permukiman, tetapi juga dilaporkan mengakibatkan kerusakan rumah dan gangguan akses jalan di sejumlah lokasi.

Di Kecamatan Kuranji, beberapa rumah mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda. Sementara itu, akses jalan di kawasan Guo dilaporkan terputus akibat banjir sehingga mobilitas warga terganggu.

Proses evakuasi dilakukan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko terhadap keselamatan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan genangan.

Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Warga perlu memperhatikan informasi resmi dari petugas dan mengikuti arahan evakuasi apabila kondisi lingkungan dinilai membahayakan.

Selain banjir, hujan deras juga dapat meningkatkan risiko bencana lain, seperti tanah longsor dan pohon tumbang, terutama di kawasan yang memiliki kondisi geografis rentan.

Pemantauan kondisi cuaca dan perkembangan ketinggian air menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak. Warga juga diharapkan segera melaporkan keadaan darurat kepada petugas setempat apabila membutuhkan bantuan.

Menunggu Pembaruan Kondisi Lapangan

Penanganan banjir Padang membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, petugas penyelamat, dan masyarakat. Informasi mengenai perkembangan jumlah warga terdampak, kondisi rumah, serta akses jalan perlu diperbarui secara berkala berdasarkan hasil pemantauan lapangan.

Data yang digunakan dalam laporan ini merupakan informasi sementara yang diberitakan pada 11 Oktober 2026. Kondisi terkini perlu dikonfirmasi kembali kepada BPBD Kota Padang sebelum angka-angka tersebut dipublikasikan sebagai perkembangan terbaru. (*)

 

Komentar (0)