Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Sekadau

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Total delapan korban dipastikan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

On Scene Coordinator (OSC) Operasi SAR, Suaka Tarihoran, mengatakan proses evakuasi seluruh korban rampung pada Kamis (17/4/2026) malam pukul 22.03 WIB.

“Delapan korban berhasil dievakuasi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Suaka menjelaskan, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Tim di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama saat mengevakuasi korban terakhir yang terjepit di antara puing-puing badan helikopter.

“Kendala utama, korban terakhir terjepit di puing heli sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk proses evakuasi,” jelasnya.

Meski demikian, seluruh korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari lokasi kejadian setelah tim gabungan bekerja secara intensif di medan yang berat dan kondisi terbatas. Suaka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga masyarakat setempat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam operasi ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, OSC merupakan petugas yang ditunjuk oleh SAR Mission Coordinator (SMC) untuk mengoordinasikan dan mengendalikan jalannya operasi pencarian dan pertolongan di area kejadian.

Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR memasuki tahap selanjutnya, yakni penanganan korban dan investigasi penyebab kecelakaan.

Sebagaimana diketahui, helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri dari dua kru yakni Capt. Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB), serta enam penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Heli milik PT Matthew Air ini jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Sekadau dalam penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya.

 

 

 

sumber: detik.com

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply