Rabu, 23 September 2026
Breaking News
Daerah

Songsong Muswil ICMI DKI, Kader Jaksel Dorong Kepemimpinan Berbasis Visi Habibie

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Songsong Muswil ICMI DKI, Kader Jaksel Dorong Kepemimpinan Berbasis Visi Habibie
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM — Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) DKI Jakarta yang direncanakan berlangsung pada awal Oktober 2026, perhatian terhadap arah kepemimpinan organisasi mulai mengemuka.

Sekretaris ICMI Orda Jakarta Selatan, Emi Sonia Fransiska, berharap Muswil tidak berhenti pada agenda pergantian kepemimpinan dan konsolidasi organisasi. Menurutnya, forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali arah perjuangan ICMI yang diwariskan pendirinya, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Sonia menilai kepemimpinan ICMI DKI Jakarta ke depan perlu memiliki kemampuan mengelola organisasi sekaligus menjaga nilai spiritual, intelektual, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya menaruh harapan besar pada penerus kepemimpinan ICMI DKI Jakarta. Muswil nanti adalah panggung untuk memastikan arah organisasi tetap menjadi kompas moral dan intelektual, serta mampu melahirkan pemimpin yang kokoh Imtaknya, unggul Ipteknya, dan tulus mengabdi pada bangsa,” ujar Sonia.

Ia mengatakan dinamika Jakarta yang terus berkembang membutuhkan kontribusi kalangan cendekiawan dalam merespons berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, kepemimpinan ICMI di tingkat wilayah dinilai perlu memiliki perhatian terhadap keberadaan organisasi daerah (Orda) sebagai bagian dari kekuatan organisasi.

Sonia juga mengingatkan pentingnya evaluasi internal dalam Muswil. Menurut dia, kader ICMI perlu melihat kembali sejauh mana nilai-nilai yang diwariskan Habibie telah diterjemahkan dalam kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap pemimpin ICMI DKI Jakarta yang terpilih nantinya memiliki kepedulian terhadap aktivitas organisasi di tingkat daerah serta mampu mendorong program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam pandangannya, peran cendekiawan tidak semestinya berhenti pada ruang akademik atau diskursus intelektual. Cendekiawan, kata Sonia, perlu hadir di tengah masyarakat dan ikut menawarkan solusi terhadap persoalan umat maupun bangsa.

Selain itu, ia menilai semangat dialog dan kolaborasi lintas kelompok perlu menjadi bagian dari kepemimpinan ICMI DKI Jakarta. Akademisi, profesional, generasi muda, serta unsur masyarakat lainnya dinilai perlu mendapat ruang untuk terlibat dalam gerakan organisasi.

“Semoga hasil Muswil DKI Jakarta mendatang dapat melahirkan pemimpin yang membawa ICMI tidak hanya sebagai wadah berkumpulnya pemikir dan penggerak, tetapi sebagai rumah perjuangan yang memegang teguh kedalaman spiritual, kematangan intelektual, dan kesadaran moral,” kata Sonia.

Muswil ICMI DKI Jakarta diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan arah organisasi menghadapi dinamika Jakarta sebagai kota global, sekaligus memperkuat kontribusi ICMI dalam bidang keumatan, kebangsaan, ilmu pengetahuan, dan pembangunan masyarakat. (*)

Komentar (0)