Seorang Kakek Menolak Diberi Sedekah Karena Dianggap Terlalu Banyak

Viral video seorang kakek menolak sedekah atau pemberian uang dari seorang pemuda. Pasalnya, jumlah uangnya dianggap terlalu besar buat dirinya. Sang kakek hanya berharap diberikan sedekah sebesar 10 ribu atau 5 ribu rupiah. Video ini pun viral di media sosial.

“MasyaAllah … takut akan uang haram. (dari mana kamu dapat dan untuk apa kamu habiskan) Terimakasih pak atas pelajarannya. sehat selalu. Beliau orang hebat yang saya temui,” tulis akun Instagram @santripedulisosial dalam caption video unggahannya, Kamis 6 Juni 2024.

Dalam video tersebut, tampak seorang pemuda yang mengenakan hoodie hitam hendak memberikan sedekah sejumlah uang yang disinyalir nilainya cukup besar kepada seorang kakek di pinggir jalan yang berjalan membungkuk dengan tongkat .

Baca Juga:   9 Jenis Kartu yang Bisa Dipakai untuk Bayar Tol

Respon sang kakek di luar dugaan si pemuda. Pasalnya dia menolak menerima sedekah tersebut karena dianggap terlalu besar buat dirinya. “Enggak diterima kalau banyak,” kata sang kakek dengan tegas.

Si pemuda berusaha memaksa dan mencoba menjelaskan bahwa uang yang dia berikan tidak terlalu besar nilainya. “Enggak banyak kok,” kata si pemuda coba membujuk sang kakek untuk menerima pemberiannya.

“Banyak itu mah de. Enggak mau tanggungjawab saya. Kalau 10 ribu atau 5 ribu, saya mau. Itu mah udah kelewatan,” kata sang kakek kembali menolak pemberian si pemuda.

Baca Juga:   Jadwal Jepang vs Uzbekistan di Final Piala Asia U-23 2024

“Ini sedikit aja,” kata si pemuda coba kembali membujuk.

“Enggak,” jawab sang kakek dengan tegas.

“Jajanin buat makan saja?” lanjut si pemuda.

“Ya udah beliin nasi saja,” jawab sang kakek sambil menunjuk warung nasi yang ada di sisinya.

“Memang kenapa tidak mau nerima?” tanya si pemuda yang heran dengan sikap sang kakek.

“Saya enggak mau terima, nanti saya tanggung jawab di akherat, di dalam kubur saya tanggung jawab,” jawab sang kakek tegas.

Baca Juga:   Heboh Foto Jisoo BLACKPINK dengan Erling Haaland Gegerkan Media Sosial

“Ini enggak banyak kok,” kembali si pemuda coba menjelaskan nominal uang yang hendak dia berikan tidak terlalu besar nilainya.

“Enggak mau. Kalau lagi bulan puasa atau mau lebaran, saya mau. Itu (nilai yang pemuda itu hendak berikan) lebih dari zakat,” jawab sang kakek memberikan alasan.

Akhirnya si pemuda pasrah dan masuk ke rumah makan sederhana untuk membeli nasi buat sang kakek. “Bapaknya gak mau nerima, kebanyakan katanya,” kata si pemuda pasrah kepada pelayan rumah makan.

Loading