Senin, 21 September 2026
Breaking News
Internasional

Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar ke Ukraina, 172 Drone Dikerahkan

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar ke Ukraina, 172 Drone Dikerahkan
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

KIEV, BERITANOW.COM — Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah wilayah Ukraina pada malam 20 hingga 21 September 2026. Serangan tersebut melibatkan 172 drone berbagai jenis dan menargetkan sejumlah lokasi di Ukraina.

Angkatan Udara Ukraina menyebut serangan dimulai sekitar pukul 18.00 waktu setempat pada Minggu (20/9). Rusia mengerahkan drone Shahed, Gerbera, Parodiya serta munisi Banderol/Dan-T.

Dari 172 sasaran udara yang diluncurkan, pertahanan udara Ukraina mengklaim berhasil menghancurkan atau mengganggu 148 sasaran, terdiri dari 147 drone dan satu munisi Banderol/Dan-T.

Meski sebagian besar sasaran berhasil dinetralisasi, serangan tetap menimbulkan dampak di sejumlah lokasi. Angkatan Udara Ukraina melaporkan adanya hantaman langsung di 14 lokasi dan jatuhnya puing-puing dari sasaran yang berhasil dicegat di empat lokasi lainnya.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah Zaporizhzhia. Foto Reuters pada Senin (21/9) menunjukkan petugas pemadam kebakaran menangani dampak serangan drone Rusia di sebuah pusat perbelanjaan di kota tersebut.

Di wilayah Kharkiv, serangan Rusia juga menghantam Lozova pada Senin dini hari. Menurut laporan layanan darurat Ukraina, sebuah bangunan apartemen mengalami kebakaran dan infrastruktur perkeretaapian turut menjadi sasaran. Satu perempuan dilaporkan tewas dan tiga warga mengalami luka-luka.

Serangan terbaru ini terjadi setelah dalam beberapa pekan terakhir Rusia meningkatkan penggunaan drone dalam serangan terhadap berbagai wilayah Ukraina. Pada 17 September, misalnya, Rusia juga melancarkan serangan gabungan dengan rudal dan 157 drone, menurut laporan Angkatan Udara Ukraina.

Eskalasi Serangan Udara

Serangan 20–21 September berlangsung di tengah meningkatnya intensitas serangan jarak jauh antara Rusia dan Ukraina.

Sehari sebelumnya, Ukraina melancarkan serangan drone besar ke wilayah Moskow. Pemerintah Rusia menyatakan lebih dari 1.600 drone berhasil dicegat sejak Sabtu, termasuk sekitar 450 drone yang disebut mengarah ke Moskow. Serangan tersebut menyebabkan tiga orang tewas dan merusak sebagian fasilitas kilang minyak di ibu kota Rusia, menurut pejabat Rusia yang dikutip Reuters.

Rangkaian serangan tersebut menunjukkan bahwa perang Rusia-Ukraina masih berlangsung dengan intensitas tinggi, termasuk penggunaan drone jarak jauh terhadap sasaran di wilayah lawan.

Namun, klaim bahwa serangan terbaru Rusia merupakan pesan bahwa “Moskow tidak akan mundur” merupakan interpretasi, bukan pernyataan resmi yang terkonfirmasi dari pemerintah Rusia dalam laporan yang tersedia.

Hingga Senin, belum ada indikasi bahwa serangan malam tersebut menandai perubahan resmi strategi perang. Yang terkonfirmasi adalah peningkatan penggunaan drone dan berlanjutnya serangan udara Rusia terhadap sejumlah wilayah Ukraina. (*)

Komentar (0)