Proyeksi Penduduk Indonesia: Diperkirakan Mencapai 324 Juta Orang pada Tahun 2045

Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) memprediksi jumlah penduduk Indonesia mencapai 324 juta jiwa pada 2045. Dengan jumlah tersebut, Indonesia diperkirakan akan menjadi negara dengan penduduk terbanyak ke-6 di dunia.

“Kami perkirakan jumlah penduduk kita akan menjadi nomor enam pada 2045, disalip oleh Nigeria dan Pakistan,” kata Kepala Bapenas Suharso Monoarfa dalam Musrenbangnas Penyusunan RPJPN 2025-2045, Senin (22/5).

Dalam pemaparannya, Suharso menyebut penduduk Indonesia akan bertambah setiap tahunnya. Pada 2025, penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 284 juta, kemudian naik menjadi 297 juta jiwa pada 2030. Lalu, 308 juta jiwa pada 2035, 317 juta jiwa pada 2040, hingga mencapai 328 juta jiwa pada 2050.

Baca Juga:   Presiden Jokowi Melantik Menteri Pertanian dan KSAD Hari ini

Di sisi lain, Suharso Monoarfa menyebut pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia ditargetkan menjadi terbesar kelima di dunia. Kondisi itu ditargetkan tercapai dalam transaksi ekonomi yang akan membawa Indonesia keluar dari middle income trap pada 2045.

“Bagaimana supaya kita bisa mencapai (PDB) US$9,8 triliun. Hari ini kita kira-kira US$1,5. Artinya ke depan harus enam kali lipat jadi PDB lima besar di dunia” katanya.

Dalam paparannya, Suharso mengatakan GNI per kapita Indonesia ditargetkan mencapai US$30.300 dan middle income class mencapai 80 persen pada 2045.

Baca Juga:   Peluang Karir Menarik Lulusan S1 Politik Dapat Bekerja di Bappenas, Simak Link Daftar Lowongan Kerja

Kemudian, Suharso mengatakan pertumbuhan industri infrastruktur harus di atas pertumbuhan ekonomi. Misalnya pertumbuhan ekonomi tujuh persen, maka pertumbuhan industri manufaktur harus 9 hingga 10 persen.

Sementara untuk kemiskinan, Suharso menyebut tingkat kemiskinan ditargetkan turun ke 6,57 persen hingga 7,5 persen pada 2025. Kemudian turun lagi menjadi 0,05 persen hingga 0,08 persen pada 2045.

“Pada 2025 menjadi pijakan awal untuk kita take off ke 2045. Kita berharap GNI yang sekarang US$4.400-an, 2025 kita harap mulai di angka US$5.500,” kata Suharso

Loading