Senin, 02 November 2026
Breaking News
Hiburan & Selebriti

Penghasilan Nadia Omara dari YouTube, Video Horor Tembus 54 Juta Views

Tajusa, M. | | 4 mnt baca
Penghasilan Nadia Omara dari YouTube, Video Horor Tembus 54 Juta Views
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Nama Nadia Omara semakin dikenal di kalangan pencinta konten horor Tanah Air. Kreator konten yang populer melalui cerita-cerita misteri tersebut kembali menjadi sorotan setelah salah satu videonya berhasil menarik perhatian jutaan penonton YouTube.

Video berjudul PULANG – KWH PART 400 menjadi perbincangan di media sosial setelah mencatat jumlah penayangan yang sangat tinggi. Berdasarkan informasi dalam materi pemberitaan, video tersebut berhasil meraih sekitar 54 juta views dalam waktu kurang dari satu minggu sejak diunggah.

Pencapaian tersebut membuat banyak orang penasaran dengan besarnya penghasilan Nadia Omara sebagai YouTuber. Terlebih, ia memiliki jumlah pelanggan atau subscribers mencapai belasan juta yang menjadi salah satu modal besar dalam mengembangkan kanal YouTube miliknya.

Berapa Penghasilan Nadia Omara dari YouTube?
Sebagai kreator dengan jutaan pengikut, YouTube menjadi salah satu sumber pendapatan utama Nadia Omara. Penghasilannya dapat berasal dari monetisasi video berdurasi panjang maupun konten YouTube Shorts.

Mengacu pada estimasi yang ditampilkan situs Social Blade, pendapatan kanal YouTube Nadia Omara diperkirakan berada pada kisaran 75 ribu hingga 1,2 juta dolar AS setiap bulan.

Jika dikonversikan menggunakan nilai rupiah sebagaimana tercantum dalam data tersebut, jumlahnya diperkirakan setara dengan Rp1,3 miliar hingga Rp21,7 miliar per bulan.

Sementara itu, perkiraan pendapatan dalam satu tahun mencapai sekitar 466 ribu hingga 7,5 juta dolar AS. Nilai tersebut setara dengan kisaran Rp8,4 miliar sampai Rp136,1 miliar.

Namun, angka tersebut merupakan perhitungan estimasi dari platform pemantau statistik YouTube, bukan laporan keuangan resmi yang diumumkan langsung oleh Nadia Omara. Pendapatan sebenarnya dapat berubah bergantung pada jumlah penayangan yang memenuhi syarat monetisasi, lokasi penonton, jenis iklan, serta faktor lainnya.

Perkiraan Total Kekayaan Nadia Omara
Selain penghasilan bulanan, kekayaan Nadia Omara juga menjadi perhatian para penggemarnya. Berdasarkan perkiraan yang pernah ditampilkan situs Youtubers.me, nilai kekayaan kreator konten horor tersebut berada pada rentang 1,43 juta hingga 8,57 juta dolar AS.

Apabila dikonversikan ke mata uang rupiah berdasarkan estimasi dalam materi sumber, jumlahnya berkisar antara Rp25,9 miliar hingga Rp155,7 miliar.

Meski demikian, angka tersebut tidak bisa dianggap sebagai jumlah kekayaan bersih yang telah terverifikasi. Perkiraan tersebut berkaitan dengan potensi pendapatan dari aktivitas kanal YouTube dan belum tentu menggambarkan seluruh aset, kewajiban, maupun sumber pemasukan pribadinya.

Dengan demikian, angka kekayaan yang beredar di internet sebaiknya dipahami sebagai gambaran perkiraan, bukan nilai pasti.

Pernah Aktif Membuat Konten Horor di TikTok
Di luar YouTube, Nadia Omara juga pernah membangun audiens melalui platform TikTok. Akun media sosial tersebut diketahui memiliki sekitar 3,1 juta pengikut berdasarkan data yang tercantum dalam materi pemberitaan.

Konten yang dibagikan di TikTok tidak jauh berbeda dari kanal YouTube miliknya, yakni cerita horor, pengalaman mistis, dan kisah misteri. Perbedaannya terletak pada durasi penyajian yang lebih singkat sehingga dapat dinikmati dalam format video pendek.

Ketika masih aktif mengunggah konten, penghasilan Nadia Omara dari TikTok diperkirakan mencapai Rp6,8 juta hingga Rp17 juta untuk setiap video.

Namun, berdasarkan informasi yang diberikan, akun tersebut tidak lagi aktif mengunggah konten sejak awal 2024. Aktivitas pembuatan kontennya kemudian lebih berfokus pada kanal YouTube.

Belum terdapat informasi terperinci mengenai total pemasukan yang diperoleh dari kerja sama komersial, endorsement, maupun sumber pendapatan lainnya.

Perjalanan Karier Nadia Omara Sebelum Terkenal di YouTube
Kesuksesan Nadia Omara sebagai kreator konten horor ternyata tidak diraih secara instan. Sebelum dikenal luas di dunia digital, ia terlebih dahulu menjalani pekerjaan profesional di sejumlah bidang.

Setelah menyelesaikan pendidikan kuliah, Nadia diketahui pernah bekerja sebagai tenaga penjualan atau sales di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke sektor perbankan swasta. Pada tahap tersebut, ia bekerja sebagai Creative Designer atau desainer kreatif.

Setelah menjalani pekerjaan profesional selama kurang lebih lima tahun, Nadia akhirnya memutuskan untuk menekuni dunia YouTube. Perjalanan sebagai kreator konten tersebut dimulai ketika dirinya berpindah ke Yogyakarta.

Komunitas KHW Menjadi Bagian Penting Kesuksesan Nadia Omara
Salah satu hal yang membuat konten Nadia Omara memiliki ciri khas adalah keterlibatan komunitas KHW atau Kisah Horor Wak.

Melalui komunitas tersebut, Nadia mengajak para pengikut dan subscribers untuk mengirimkan pengalaman horor yang pernah mereka alami. Berbagai cerita yang masuk kemudian dipilih berdasarkan daya tarik dan keunikan kisahnya untuk disampaikan kembali melalui video YouTube.

Konsep ini membuat konten yang dihasilkan memiliki variasi cerita karena bersumber dari pengalaman yang dibagikan oleh banyak orang.

Selain menghadirkan kisah-kisah misteri, pendekatan tersebut juga membuka ruang interaksi antara Nadia dan para penontonnya. Audiens tidak hanya berperan sebagai penikmat video, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menghadirkan materi cerita.

Popularitas Nadia Omara menunjukkan bahwa konten berbasis cerita dan keterlibatan komunitas memiliki peluang besar untuk berkembang di platform digital.

Video yang berhasil memperoleh puluhan juta penayangan menjadi salah satu gambaran besarnya minat masyarakat terhadap konten horor. Meski begitu, penghasilan dan kekayaan Nadia Omara yang beredar di berbagai situs tetap perlu dipahami sebagai estimasi selama belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang bersangkutan. (*)

Komentar (0)