Jumat, 30 Oktober 2026
Breaking News
Hiburan & Selebriti

Patrick Stewart Wafat, Kapten Picard Akhiri Perjalanan

Riskal Arief | | 4 mnt baca
Patrick Stewart Wafat, Kapten Picard Akhiri Perjalanan
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

LOS ANGELES, BeritaNow.com — Kapten pesawat luar angkasa yang selama puluhan tahun membawa penonton menjelajahi galaksi akhirnya mengakhiri perjalanan hidupnya. Aktor legendaris Inggris, Patrick Stewart, meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026) di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, dalam usia 86 tahun. Pemeran Captain Jean-Luc Picard dalam Star Trek: The Next Generation dan Professor Charles Xavier dalam X-Men itu wafat setelah mengalami penyakit Alzheimer dan demensia Lewy body.

Kabar duka tersebut diumumkan keluarga melalui pernyataan yang disampaikan juru bicaranya, Kelly Bush Novak, pada Kamis (29/10/2026). Stewart menghabiskan hari-hari terakhir dalam pendampingan istrinya, penyanyi Sunny Ozell, serta orang-orang terdekat. Keluarga menggambarkan suasana perpisahan yang dipenuhi musik, doa, air mata, dan kenangan hangat.

Kepergiannya meninggalkan kehilangan besar bagi penggemar fiksi ilmiah dan dunia teater. Selama puluhan tahun, Stewart dikenal melalui karakter pemimpin yang tenang, cerdas, dan berwibawa. Namun, di luar layar, kehidupannya jauh dari perjalanan mulus seorang kapten yang selalu mengetahui arah tujuan.

Dari Rumah Sederhana Menuju Galaksi Hollywood
Stewart tumbuh di Mirfield, Yorkshire Barat, Inggris, dalam keluarga kelas pekerja. Kehidupan masa kecilnya sederhana, bahkan rumah keluarganya tidak memiliki kamar mandi. Ketertarikannya terhadap dunia pertunjukan dimulai ketika ia bergabung dengan kelompok drama amatir pada usia 12 tahun.

Saat remaja, Stewart sudah gemar menghafalkan naskah William Shakespeare. Ia kemudian memperoleh beasiswa untuk belajar di Bristol Old Vic Theatre School dan membangun karier panjang bersama Royal Shakespeare Company. Sebelum dikenal sebagai bintang Hollywood, ia terlebih dahulu menghabiskan bertahun-tahun memainkan karya klasik di panggung teater Inggris.

Perubahan besar datang pada 1987 ketika Stewart memperoleh peran Jean-Luc Picard dalam serial Star Trek: The Next Generation. Ia pernah mengungkap bahwa serial tersebut awalnya diperkirakan tidak akan berhasil. Kenyataannya, produksi itu berlangsung tujuh musim dengan 178 episode dan menjadikan wajahnya dikenal penonton internasional.

Kepala Botak, Dua Tokoh Ikonik
Ada keunikan yang membuat Stewart mudah dikenali, bahkan sebelum ia berbicara. Kebotakan yang dialaminya sejak usia muda kemudian menjadi bagian dari penampilan dua karakter paling terkenal dalam kariernya. Baik Captain Picard maupun Professor X tampil dengan ciri visual serupa, meskipun berasal dari dua dunia cerita berbeda.

Stewart mulai memerankan Professor Charles Xavier dalam film X-Men pada 2000. Karakter pemimpin kelompok mutan tersebut kemudian kembali diperankannya dalam sejumlah sekuel, termasuk Logan bersama Hugh Jackman. Peran itu memperkenalkan Stewart kepada generasi penonton yang mungkin belum pernah mengikuti petualangan kapal Enterprise.

Persahabatannya dengan aktor Ian McKellen juga menjadi bagian menarik dari perjalanan kariernya. Keduanya pernah tampil dalam film-film X-Men sebagai Professor X dan Magneto, serta bekerja bersama di panggung teater. Hubungan tersebut memperlihatkan sisi hangat Stewart di balik citra serius yang melekat pada karakter-karakter terkenalnya.

Luka Masa Kecil Membawanya Membela Korban Kekerasan
Di balik popularitasnya, Stewart pernah berbicara terbuka mengenai kekerasan dalam rumah tangga yang disaksikannya sewaktu kecil. Ia menceritakan bagaimana ayahnya melakukan kekerasan terhadap sang ibu dan bagaimana pengalaman tersebut meninggalkan pengaruh mendalam. Stewart kemudian aktif mendukung Refuge, organisasi Inggris yang membantu korban kekerasan domestik.

Keterlibatan tersebut memperlihatkan sisi lain seorang aktor yang dikenal lewat cerita kepahlawanan. Stewart tidak hanya memainkan tokoh yang membela orang lain di layar, tetapi juga menggunakan reputasinya untuk menyuarakan perlindungan terhadap korban kekerasan. Aktivitas sosial itu menjadi bagian penting dari warisannya di luar dunia hiburan.

Sepanjang kariernya, Stewart menerima berbagai penghargaan dan pengakuan atas kontribusinya terhadap seni pertunjukan. Ia memperoleh gelar kebangsawanan dari Ratu Elizabeth II pada 2010. Meski namanya melekat pada film dan serial populer, pengabdiannya terhadap teater tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan profesionalnya.

Sang Kapten Pergi, Kisahnya Tetap Berlayar
Kepergian Stewart mendapat penghormatan dari sejumlah tokoh dunia hiburan, termasuk William Shatner dan Hugh Jackman. Marvel Studios juga mengenangnya sebagai pemeran yang menghadirkan kemanusiaan dan kecerdasan melalui karakter Professor X. Ucapan duka tersebut menunjukkan pengaruh Stewart terhadap berbagai generasi pemain dan penonton.

Stewart meninggalkan istrinya, Sunny Ozell, serta dua anak dari pernikahan sebelumnya. Keluarga meminta agar mereka yang ingin mengenangnya mempertimbangkan sumbangan bagi lembaga penelitian Alzheimer dan pendampingan keluarga pasien. Permintaan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan yang menyertai masa akhir kehidupannya.

Bagi penggemar Star Trek, Patrick Stewart akan selalu dikenang sebagai kapten yang menjelajahi ruang angkasa dengan ketenangan dan keberanian. Bagi penonton X-Men, ia tetap menjadi sosok guru yang percaya pada kemampuan manusia dan mutan untuk hidup berdampingan. Kini perjalanan sang aktor berakhir, tetapi karakter dan karya-karyanya akan terus menemukan penonton baru.(*)

Komentar (0)