Mengapa Orang yang Terkena Rabies Takut Air?

Mengapa orang yang terkena rabies takut air? Tak sedikit warganet yang melontarkan pertanyaan ini di media sosial.

Bukan tanpa alasan, belakangan ini viral sejumlah video pasien rabies yang menunjukkan gejala takut terhadap air atau hidrofobia.

Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh paparan virus. Penyakit ini dikenal dengan kemampuannya untuk mengubah perilaku inang yang terinfeksi dengan membuatnya jadi agresif.

Mengutip Medical News Today, virus rabies menyerang sistem saraf pusat inangnya. Pada manusia, virus ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang melemahkan.

Baca Juga:   Pemuda Asal Pati Lukis 7 Wajah Presiden Pakai Nama Desa di Indonesia Raih Rekor MURI

Gejalanya termasuk kondisi cemas dan kebingungan, kelumpuhan parsial, agitasi, dan halusinasi. Pada fase-fase terakhirnya, bisa timbul gejala yang disebut hidrofobia atau rasa takut terhadap air.

Hidrofobia menyebabkan penderitanya panik saat melihat air dan tak mau minum. Gejala yang parah ini tak jarang berakhir dengan kematian.

Lantas mengapa orang yang terkena rabies takut pada air?

Hidrofobia pada rabies disebabkan oleh rasa sakit yang luar biasa pada penderitanya ketika menelan cairan, termasuk air dan air liur.

Infeksi penyakit ini menyebabkan kejang yang hebat di tenggorokan saat seseorang mencoba menelan. Kejang pun bahkan bisa muncul saat seorang pasien memikirkan menelan air sehingga terlihat seperti seseorang yang takut akan air.

Baca Juga:   Puncak Lebaran Depok Hari Ini, Dimulai dengan Karnaval Budaya dan Bagi-bagi Duit Lebaran

Dengan demikian, pada dasarnya rabies tak menyebabkan seseorang ketakutan pada air secara langsung. Rasa ‘takut’ ini muncul akibat rasa nyeri yang dialami pasien. Rasa nyeri ini juga yang membuat hewan yang terkena rabies kerap mengeluarkan air liur.

Cepat atau lambat, rabies dapat membuat otot-otot menjadi lumpuh. Rasa sakit yang dirasakan penderita saat menelan cairan, termasuk air liur, disebabkan oleh ketidakmampuan otot-otot yang bertanggung jawab untuk mengontrol proses menelan.

Perlu diketahui juga bahwa rabies perlu ditangani sesegera mungkin karena dapat berkembang dengan cepat dan berujung kematian. Berikut beberapa gejala rabies yang perlu diwaspadai:

  • demam,
  • badan lemas dan lesu,
  • tidak nafsu makan,
  • insomnia,
  • sakit kepala hebat,
  • sakit tenggorokan,
  • cemas,
  • mulai timbul fobia seperti hidrofobia (takut air), aerofobia (takut udara), dan fotofobia (takut cahaya).

Loading