Macho Bar di Jepang, Pengalaman Unik Makan dengan Pelayan Lelaki Kekar dan Berotot

Buat kamu yang punya rencana jalan-jalan ke Jepang, tepatnya ke Kyoto, jangan lewatkan pengalaman unik bersantap di Macho Bar.

Sesuai namanya, kafe ini hanya dilayani oleh pelayan lelaki bertubuh kekar dan berotot!

Saking terkenal dan viralnya, jangan heran kalau kamu akan melihat antrian panjang yang sebagian besar semuanya adalah kaum perempuan, yang menunggu giliran masuk ke dalam kafe dengan sabar. Meski begitu, pelanggan lelaki juga boleh masuk, kok.

Dikutip dari akun Instagram @adrianwidjy, tampak pelanggan akan disambut oleh pelayan lelaki berotot begitu masuk ke kafe.

Baca Juga:   VIRAL Aksi Emak-emak Lerai Sopir Bus yang Dikeroyok Pengamen di Bogor

Mereka akan meneriakkan salam “Irasshai-macho” alih-alih “Irasshaimase” seperti restoran pada umumnya di Jepang.

Yang unik, para pelayan ini tugasnya tak sekadar menerima order dan mengantar makanan, tapi juga mempertunjukkan otot-otot tubuhnya kepada pelanggan. Bahkan, beberapa kali mereka juga memamerkan kekuatan.

Misalnya, memeras jeruk, meremukkan kacang, hingga membuka tutup botol bir dengan tangan kosong.

Tak kalah menarik perhatian, para pelayan ini akan dengan sigap menggendong kamu setiap kamu hendak ke toilet dan kembali ke meja. Nggak cuma pelanggan perempuan yang digendong, pelanggan lelaki pun dapat perlakuan yang sama. Tapi kalau risih, sepertinya sih kamu bisa menolak.

Baca Juga:   Viral di Media Sosial Video Kamar Seorang Fans KPop Diruqyah

Terakhir, saat pelanggan meminta bill, mereka akan membawakannya di atas lempengan besi yang biasa digunakan untuk latihan angkat beban.

Video di atas sontak saja menarik perhatian warganet di Instagram dan sudah disukai oleh ratusan ribu orang. Tak sedikit pula yang meninggalkan komentarnya.

“Aku nggak mau digendong orang asing, apalagi ke toilet,” kata warganet dalam bahasa Inggris.

“Takut ga mau turun kalo udah diangkat,” komentar warganet asal Indonesia.

“Wajib didatangi, masuk ke dalam list kalau aku mau ke Jepang,” tambah yang lain.

Loading