Kapolri Suyudi Terbitkan Telegram Mutasi 12 Perwira Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM – Mutasi Polri Oktober 2026 kembali dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Melalui Surat Telegram Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026, sebanyak 12 perwira tinggi dan perwira menengah masuk dalam daftar pergantian jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Rotasi tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri hingga jabatan direktur reserse kriminal khusus dan kepala kepolisian resor kota di sejumlah daerah. Pergantian ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel kepolisian.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari proses pengembangan organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pejabat baru, menurutnya, dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan institusi, kemampuan, kompetensi, pengalaman, serta integritas masing-masing anggota.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memastikan setiap jabatan diisi personel yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Daftar Mutasi Polri: Pergantian Jabatan di Bareskrim
Salah satu perubahan terjadi pada posisi Dirtipideksus Bareskrim Polri. Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut dipindahkan menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri.
Jabatan Dirtipideksus selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Suhasto. Sebelumnya, Suhasto bertugas sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I di Bareskrim Polri.
Rotasi juga berlaku bagi Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto. Ia bergeser dari posisi Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri.
Sementara itu, Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Adapun Kombes Pol Dodi Ruyatman, yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, kini bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari penataan personel di sejumlah bidang, termasuk penyidikan tindak pidana dan fungsi pendukung kepolisian.
Kapolresta Banyuwangi dan Pekanbaru Ikut Berganti
Perombakan jabatan juga menyentuh jajaran kepolisian wilayah. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi mendapat penugasan baru sebagai Dirreskrimsus Polda Jawa Timur.
Posisi Kapolresta Banyuwangi kemudian diisi Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya memimpin Polresta Pekanbaru. Sementara itu, jabatan Kapolresta Pekanbaru selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang.
Sebelum memperoleh penugasan tersebut, Ronny menjabat sebagai Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri.
Pergantian ini menambah daftar posisi kewilayahan yang mengalami penyegaran dalam telegram mutasi terbaru. Penempatan pejabat baru diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di masing-masing wilayah.
Rotasi jabatan turut berlangsung di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi. Kombes Pol Taufik Nurmandia yang sebelumnya memimpin direktorat tersebut dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III di STIK Lemdiklat Polri.
Posisi Dirreskrimsus Polda Jambi selanjutnya dijabat Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha. Sebelum mendapatkan penugasan baru, Yakhob bertugas sebagai Kabidseum Pusjarah Polri.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi personel yang mencakup fungsi operasional, penyidikan, pendidikan, dan pengembangan organisasi.
Selain jabatan di Bareskrim dan kepolisian daerah, mutasi kali ini juga mencakup sejumlah personel Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri.
Brigjen Pol Deonijiu De Fatima dan Brigjen Pol Leonardus Simarmata dimutasi menjadi perwira tinggi Baintelkam Polri untuk menjalankan tugas di Badan Intelijen Negara (BIN).
Sementara itu, Kombes Pol Robert Da Costa dan Kombes Pol Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dialihkan menjadi perwira menengah Korbrimob Polri untuk menjalani penugasan di luar struktur.
Polri berharap seluruh pejabat yang menerima penugasan baru segera menyesuaikan diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai fungsi masing-masing. Institusi juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas kontribusi dan pengabdian selama bertugas.
Sebelumnya, Kapolri Suyudi Ario Seto juga telah menerbitkan dua surat telegram terkait perubahan jabatan personel Polri sejak menjabat pada 1 Oktober 2026, sebagaimana disebutkan dalam bahan pemberitaan.
Telegram pertama tercatat dengan Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Selanjutnya, telegram kedua diterbitkan melalui Nomor ST/2251/X/KEP/2026 pada 10 Oktober 2026.
Berdasarkan data dalam bahan tersebut, dua surat telegram sebelumnya mencakup rotasi terhadap 287 perwira tinggi dan perwira menengah. Dengan terbitnya telegram terbaru, perubahan jabatan kembali menyasar sejumlah posisi strategis di berbagai satuan kerja Polri.