Identitas Korban Serangan Harimau Terungkap, Video Jadi Polemik Baru
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
DONCASTER, BERITANOW — Identitas pria yang tewas setelah masuk ke kandang harimau di Yorkshire Wildlife Park akhirnya terungkap. Korban bernama William Chapman, 23 tahun, yang sebelumnya pernah tampil sebagai aktor cilik dalam program BBC dan ITV. Perkembangan ini menjadi babak baru dari insiden yang sebelumnya diberitakan BeritaNow sebagai kematian seorang pengunjung setelah memasuki area harimau pada Sabtu (10/10/2026).
Chapman meninggal di lokasi setelah diserang harimau Amur bernama Altai. Polisi sebelumnya menyebut ia datang seorang diri dan masuk ke kandang sebelum serangan terjadi. City of Doncaster Council kini telah membuka penyelidikan kesehatan dan keselamatan untuk mengetahui bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi.
Keluarga Minta Video Dihentikan
Keluarga Chapman mengatakan mereka sangat terpukul dan meminta publik menghentikan penyebaran rekaman serangan maupun konten lain yang dinilai menyakitkan. Mereka menggambarkan Chapman sebagai sosok muda yang hangat, cerdas, dan mudah bergaul. Keluarga juga menyebut ia telah lama menghadapi masalah kesehatan mental dan menggunakan obat kuat, sementara peran faktor tersebut dalam kematiannya akan ditentukan melalui proses resmi.
Permintaan itu muncul setelah berbagai potongan video beredar luas di media sosial. Sebagian rekaman disebut berasal dari akun Instagram Chapman yang kini telah dihapus dan memperlihatkan momen sebelum serangan terjadi. Polisi sebelumnya juga telah meminta masyarakat tidak menyebarkan rekaman kejadian karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi keluarga.
Polemik kemudian membesar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan video serangan tersebut kepada sekitar 13 juta pengikutnya di Truth Social. Ia menyertakan pesan singkat yang memperingatkan agar manusia tidak “bermain-main dengan alam”, lalu mengunggah video lain yang menampilkan kompilasi serangan singa. Tindakan itu memicu kritik karena dianggap tidak sensitif terhadap keluarga korban.
Altai Tidak Akan Dibunuh
Yorkshire Wildlife Park memastikan Altai tetap berada dalam kondisi baik dan tidak akan dieutanasia. Pengelola taman menegaskan harimau tersebut tetap berada di kandangnya dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat. Keputusan ini sekaligus meredam spekulasi mengenai nasib satwa setelah insiden fatal tersebut.
Taman satwa juga masih ditutup untuk mendukung penyelidikan dan evaluasi keamanan. Otoritas lokal bekerja bersama polisi, lembaga kesehatan, dan pengelola taman untuk menelusuri rangkaian kejadian serta menilai apakah prosedur keselamatan yang ada sudah memadai. Sejumlah ahli satwa menyebut pencegahan terhadap tindakan ekstrem pengunjung tetap menjadi tantangan meski sistem keamanan kandang telah dibuat berlapis.
Kasus William Chapman kini bergerak dari pertanyaan tentang bagaimana seorang pengunjung bisa masuk ke kandang harimau menuju persoalan yang lebih luas: keselamatan taman satwa, batas tanggung jawab pengelola, dan etika penyebaran rekaman kematian di era media sosial. Bagi keluarga korban, jawaban atas sebab kejadian mungkin masih membutuhkan waktu. Namun, satu hal telah mereka minta dengan jelas: tragedi tersebut tidak dijadikan tontonan.(*)
Informasi ini dihimpun BeritaNow dari berbagai sumber.