Hobi Bahaya Bocah Hirup Pertalite, KH Anwar Zahid Beri Arahan untuk Mencegah Bahaya yang Mengintai

Hobi aneh Farhan Abimanu, sang Bocah Pertalite yang gemar menghirup aroma BBM sangat berbahaya. Ada risiko kerusakan paru-paru hingga otak yang bisa dialami remaja yang akrab disapa Manu itu. Viralnya Bocah Pertalite itu menarik perhatian KH Anwar Zahid, ulama pengasuh Ponpes Sabilunnajah, Bojonegoro yang kini sedang membinanya.

Kegemaran Manu menghirup aroma BBM jenis Pertalite, bahkan ke mana-mana bocah itu sampai membawa botol air mineral berisi BBM untuk dihirup, bisa menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatannya. Dokter menyebutkan, ada risiko kerusakan paru-paru hingga kerusakan otak yang bisa dialami Manu.

Hal itu diungkapkan oleh Dokter Spesialis Paru RS Unair dr Alfian Nur Rosyid Sp P(K) FAPSR FCCP. Dia jelaskan bahwa menghirup pertalite bisa berbahaya dan menyebabkan kelainan kerusakan pada organ-organ tubuh.

Banyaknya bahan kimia yang terkandung dalam Pertalite yang jika dihirup dan masuk pernapasan akan berbahaya. Salah satu zat berbahaya yang cukup aditif pada Pertalite ialah benzena.

“Bisa ke kantong saluran napas, bisa masuk ke darah dan mengalir ke seluruh tubuh, bisa ke otak, jantung, ginjal. Bisa terjadi kerusakan pada organ-organ lain, tidak hanya paru saja jangka panjangnya. Itu berbahaya,” kata dr Alfian kepada detikJatim, Jumat (5/5/2023).

Baca Juga:   Ngga Nyangka! Selama Ini Tidak Diketahui, Ternyata Ini 9 Rahasia Dunia Penerbangan

Efek iritasi saluran pernapasan akibat kebiasaan menghirup Pertalite juga bisa muncul. Mulai dari batuk, rasa tersedak, hingga tenggorokan banyak dahak. Jika sampai terhirup lebih banyak apalagi menjadi kebiasaan, maka konsentrasi atau efeknya bisa menjadi lebih dalam.

Tidak hanya ibu kandungnya, sebenarnya orang-orang yang ada di lingkungan sekitar Manu sudah berupaya mengajak bocah itu menghentikan hobi yang berbahaya itu. Salah satunya adalah Kades Kesongo Kusnadi yang mengaku sering mengajak Manu berobat.

“Manu sering main ke rumah, bahkan dia juga sering minta rokok. Namun, kalau tak ajak ngomong untuk berobat, dia malah menjauh dari saya dan terus menghindar ketika bertemu saya,” kata Kusnadi.

Tak hanya dirinya, Puskesmas setempat juga telah berusaha melakukan pendekatan kepada keluarga Manu agar mau membujuk bocah itu supaya mau berobat. Namun, semua terkendala karena Manu enggan diobati.

Baca Juga:   Viral di Media Sosial, Siswa SMA Bandung Rayakan Study Tour dengan Mewahnya Pakai Gerbong KA Eksekutif

“Semoga keluarganya men-support langkah itu, agar Manu terbebas dari kecanduan menghirup bensin,” tandas Kusnadi.

Tidak hanya Kades dan Puskesmas, Dinkes Bojonegoro menyatakan bahwa beberapa kali pihak kepolisian setempat juga mengajak Manu untuk berobat tapi bocah itu selalu berupaya menghindar.

Kini, bocah yang juga gemar mengumpulkan bambu itu dekat dengan sosok ulama KH Anwar Zahid yang mengasuh Ponpes Sabilunnajah Bojonegoro dan pengajiannya sering viral di YouTube melalui akun Anza Channel KH Anwar Zahid.

Kedekatan bocah Pertalite yang akrab disapa Manu itu terlihat dalam sejumlah video yang diunggah channel milik Kiai Anwar itu. Dalam salah satu videonya, ulama itu juga menyebutkan bahwa dirinya saat ini sedang membina Manu.

“Iku jenenge Farhan Abimanu. Kuwi seneng nyedot bensin. Kula selidiki, ya nyuwun dungane, niki sik kula bina. Lek ra kenek ya dibinasakan (berarti ini kakaknya manusia Pertalite itu. Itu namanya Farhan Abimanu. Senangnya nyedot bensin. Saya selidiki, mohon doanya, sekarang sedang saya bina. Kalau tidak bisa ya dibinasakan,” selorohnya.

Baca Juga:   Buktikan Larangan Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan Cuma Mitos, Pemuda Nekat Ini Malah Tuai Kecaman

“Mboten, kula dandani. Bismillah, mugo-mugo kenek. Dadi niku kepanggih kula pertama wonten pengajian. Akhire badha niku teng griyo, kula ulangi wudhu kalih kula ulangi salat (Enggak, saya benahi. Bismillah, semoga bisa. Jadi itu pertama kali ketemu saya saat pengajian. Lebaran kemarin datang ke rumah, saya ajari wudhu dan salat,” katanya.

Fajar Abimanu diketahui telah kecanduan aroma Pertalite sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Dia mengaku pertama kali mencium aroma BBM Pertalite hingga kecanduan setelah diberitahu oleh salah seorang pedagang buah di desanya.

Manu sendiri mengaku aroma BBM itu enak dan bila sekali saja tidak menghirup dia merasa tubuhnya lemas. Bahkan Saking kecanduannya, sampai sekarang bocah itu selalu membawa botol air mineral berisi BBM Pertalite ke mana-mana. Dia selipkan botol isi Pertalite itu di balik kausnya agar bisa dihirup setiap saat.

 34 total views,  1 views today