Gelombang Massa Aksi 21 April Sampaikan Tiga Tuntutan

Gelombang massa dari berbagai elemen masyarakat turun ke jalan dalam aksi demonstrasi 21 April 2026 di depan Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Dalam aksi tersebut, Jenderal Lapangan Faturahman menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah provinsi.

Faturahman menyebut aksi yang terjadi merupakan bentuk akumulasi keresahan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada rakyat.

“Hari ini kalian lihat amarah rakyat yang membludak. Berbagai elemen turun ke jalan menyuarakan keresahan mereka,” ujarnya.

Ia menilai, pemerintah daerah seharusnya lebih peka terhadap kondisi masyarakat dan tidak hanya berfokus pada kepentingan internal.

“Buka hati, lihat kondisi masyarakat yang sesungguhnya. Jangan hanya memikirkan diri sendiri atau fasilitas pribadi, sementara fasilitas rakyat diabaikan,” katanya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak audit terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dianggap tidak profesional dan merugikan masyarakat.

Kedua, massa menyoroti proses pengisian sejumlah posisi strategis yang dinilai tidak melibatkan masyarakat secara luas dan hanya melihat kekerabatan.

Ketiga, massa meminta DPRD Kalimantan Timur menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Faturahman juga menyinggung pernyataan terkait anggaran yang dinilai tidak diketahui secara rinci oleh DPRD, sebagai indikasi lemahnya fungsi pengawasan legislatif.

“Ini menandakan fungsi pengawasan belum berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan aspirasi masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak pada stabilitas daerah.

“Kami sampaikan ini peringatan pertama. Jangan sampai ada peringatan berikutnya, karena stabilitas daerah tergantung pada kebijakan pemerintah,” tegasnya.

 

 

 

sumber: selasar.co

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply