Fadly Alberto Minta Maaf Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United

Setelah menjadi sorotan publik akibat aksi tidak sportif di lapangan, pemain muda Bhayangkara Presisi Indonesia FC, Fadly Alberto Hengga, akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (20/4/2026) malam WIB, ia menyampaikan permintaan maaf atas insiden “tendangan kungfu” yang dilakukannya.

Dalam pernyataannya, Alberto mengakui bahwa tindakannya saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20 merupakan kesalahan besar yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pemain profesional.

Ia juga secara langsung meminta maaf kepada pemain lawan yang menjadi korban, yakni Rakha Nurkholis, serta seluruh tim Dewa United atas tindakan yang dilakukannya di lapangan.

Alberto mengungkapkan penyesalan mendalam atas perbuatannya dan menyadari bahwa aksi tersebut telah merugikan banyak pihak.

Tak hanya kepada lawan, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada timnya, termasuk manajemen, pelatih, dan rekan setim Bhayangkara Presisi Lampung FC karena telah membawa dampak negatif bagi tim.

“Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20. Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis,” ucap Alberto dalam video yang diunggahnya.

Alberto juga menyadari bahwa ulahnya telah berdampak buruk pada citra instansi yang menaunginya, termasuk terhadap citra Timnas Indonesia, terlebih setelah dirinya dicoret dari skuad U-20 akibat insiden tersebut.

“Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen, seluruh jajaran pelatih, dan rekan setim karena telah merugikan tim,” ungkap penyerang sayap ini.

Selain itu, Alberto juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang ditimbulkan dari tindakannya.

Permintaan maaf ini muncul di tengah banyaknya kritik dari publik dan pecinta sepak bola nasional yang menyayangkan sikap emosional dari pemain muda tersebut.

Banyak pihak berharap langkah ini menjadi awal bagi Alberto untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki sikapnya di lapangan.

Sikap terbuka dan bertanggung jawab dengan meminta maaf secara publik diharapkan dapat meredakan situasi sekaligus menjadi titik balik bagi kariernya agar kembali ke jalur profesional.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply