Arab Saudi Blacklist 54 Agen Umrah di 19 Negara Akibat Maraknya Haji Ilegal

54 agen umrah dan ibadah haji, yang tersebar di 19 negara Arab dan Islam masuk dalam daftar hitam karena ditemukan adanya pelanggaran, menurut laporan surat kabar Saudi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Kerajaan untuk memerangi perantara ilegal dalam perjalanan umrah palsu di Arab Saudi, setelah adanya serangkaian pelanggaran agen perjalanan yang terdeteksi selama ibadah haji bulan lalu, menurut surat kabar Al Watan.

Melansir dari Gulf News, Rabu, 3 Juli 2024, Ratusan jemaah haji yang tidak terdaftar meninggal dunia terutama akibat panas terik.

Baca Juga:   VIRAL Imam Masjid di Turki Ajak Main Anak-anak di Masjid

Beberapa perusahaan umrah di Arab Saudi berkoordinasi dengan badan keamanan Saudi untuk mengungkap broker umrah di dalam dan luar negeri, tambah surat kabar itu.

“Broker tersebut diyakini terlibat dalam perdagangan manusia karena mereka dituduh mendatangkan jamaah haji tidak terdaftar, yang tidak mampu membayar biaya umrah secara sah dengan visa kunjungan,” kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Abdul Fatah Mashat sempat bertemu dengan perwakilan perusahaan umrah untuk membahas persiapan musim umrah baru yang dimulai bulan lalu setelah 1,8 juta umat Islam menunaikan ibadah haji tahunan di sekitar kota suci Mekah.

Baca Juga:   Masih Ingat Mak Yati, Pemulung Yang Ditertawakan Saat Kurban 2 Kambing? Sekarang Nasibnya...

Sekitar 8,3 juta visa umrah dikeluarkan selama musim lalu. Umrah sendiri dilakukan sepanjang tahun di Masjidil Haram, tempat paling suci umat Islam di Mekah.

Arab Saudi bulan lalu mengumumkan bahwa ada 1.301 jamaah haji yang meninggal dunia pada ibadah haji baru-baru ini dan 83 persen di antaranya adalah jamaah haji ilegal.

Pihak berwenang Saudi juga telah berulang kali mengatakan bahwa visa haji adalah wajib untuk menunaikan ibadah haji tahunan, yang bertepatan dengan cuaca panas ekstrem. Mereka pun menindak tur palsu di wilayahnya.

Baca Juga:   Puluhan Biksu Berjalan Kaki dari Thailand, Tiba di Kota Bekasi untuk Merayakan Waisak di Candi Borobudur

Kepolisian Saudi mengatakan bahwa visa kunjungan tidak memberikan kualitas bagi pemegangnya untuk menunaikan ibadah haji dan melarang pemegangnya memasuki Mekah dan tempat-tempat terdekat di mana ibadah haji berlangsung.

Loading