AP II Panggil Vendor Kualanamu Terkait Insiden Wanita Tewas Jatuh dari Lift

PT Angkasa Pura II (AP II) melalui anak perusahaannya PT Angkasa Pura Aviasi memanggil vendor lift Bandara Kualanamu, Medan buntut dari insiden wanita tewas setelah terjatuh dari lift bandara tersebut.

“Kami melakukan evaluasi terhadap fasilitas di bandara-bandara yang ada di lingkungan grup perusahaan AP II dengan melakukan pemanggilan vendor-vendor fasilitas, antara lain vendor lift,” kata President Director AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya, Rabu (3/5).

Awaluddin mengatakan evaluasi tersebut dilakukan sejalan dengan surat Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Ia menegaskan langkah menyeluruh ini dilakukan sebagai upaya serius dan aktif memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan di bandara milik perusahaan.

Sementara itu, pemanggilan vendor lift di Bandara Kualanamu dilakukan langsung oleh PT Angkasa Pura Aviasi selaku sang pengelola bandara sekaligus anak usaha AP II. Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi Achmad Rifai menegaskan pemanggilan vendor lift di Bandara Kualanamu dilakukan pada hari ini, Kamis (4/5).

“Pemanggilan vendor lift double-sided sudah diupayakan minggu lalu, namun baru dapat dipenuhi 4 Mei 2023,” jelasnya.

Pemanggilan dilakukan demi meminta keterangan lebih lanjut soal lift yang menelan korban nyawa tersebut. AP II menyebut vendor lift dikonfirmasi soal hal-hal teknis terkait lift tersebut.

Baca Juga:   Fleksibilitas dan Kualitas: Kuliah Kelas Karyawan di Universitas Paramadina (UPM)

“Vendor lift dua pintu atau double-sided di Bandara Kualanamu dipanggil untuk menjelaskan hal teknis,” kata Director of Engineering AP II Agus Wialdi.

Sementara itu, Ahmad Faisal selaku suami Aisiah Sinta Dewi Hasibuan (38) yang merupakan korban tewas di lift Bandara Kualanamu sudah melaporkan enam perusahaan ke Bareskrim Polri terkait dugaan kelalaian. Laporan tersebut diterima dengan nomor laporan LP/B/81/V/2023/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 2 Mei 2023.

Enam perusahaan yang dilaporkan Ahmad adalah PT Angkasa Pura II, PT Angkasa Pura Solusi, PT Angkasa Pura Aviasi, GMR Airports, GMR Airpots Consorsium, dan Aeroports De Paris.

Loading