Selasa, 03 November 2026
Breaking News
Ekonomi & Bisnis

28 Perusahaan di RI Masuk Daftar Fortune Asia Tenggara 2026

Riskal Arief | | 3 mnt baca
28 Perusahaan di RI Masuk Daftar Fortune Asia Tenggara 2026
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BeritaNow.com — Bekerja di perusahaan ternama tentu menjadi impian banyak orang. Namun, nama besar dan gedung kantor megah belum tentu menjamin karyawan merasa dihargai. Kini, sebanyak 28 perusahaan yang memiliki sertifikasi tempat kerja di Indonesia berhasil masuk daftar Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia 2026, sebuah pemeringkatan yang mengandalkan pengalaman karyawan sebagai dasar penilaian.

Daftar Fortune Asia Tenggara 2026 dirilis pada Selasa (3/11/2026) oleh Fortune bersama Great Place To Work. Dari sepuluh perusahaan dengan peringkat tertinggi, tujuh memiliki tempat kerja bersertifikasi Great Place To Work di Indonesia. Sementara itu, Indosat Ooredoo Hutchison menjadi satu-satunya perusahaan berkantor pusat di Indonesia yang masuk dalam daftar regional tersebut.

Tujuh Perusahaan Papan Atas Hadir di Indonesia
DHL menempati peringkat pertama dalam daftar perusahaan terbaik untuk bekerja di Asia Tenggara. Posisi berikutnya ditempati Hilton, Marriott International, Cisco, Capella Hotels and Resorts, serta Schneider Electric. Allianz melengkapi tujuh perusahaan sepuluh besar yang memiliki sertifikasi tempat kerja di Indonesia, dengan menempati peringkat kesepuluh.

Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut memperlihatkan luasnya sektor usaha yang mengikuti pemeringkatan. Industri logistik, perhotelan, teknologi, dan jasa keuangan sama-sama terwakili. Namun, perlu dibedakan bahwa peringkat regional merupakan penilaian terhadap perusahaan berdasarkan metodologi Fortune dan Great Place To Work, bukan peringkat khusus seluruh kantor di Indonesia.

Dari sektor manufaktur, sejumlah perusahaan bersertifikasi di Indonesia juga memperoleh pengakuan regional. Syngenta berada di posisi ke-13, SC Johnson ke-52, Alcon ke-58, dan Universal Robina Corporation ke-82. Sektor kesehatan dan farmasi turut diwakili Servier, MSD, Medtronic, Becton Dickinson, serta Galderma.

Indosat Jadi Wakil Perusahaan Berkantor Pusat di Indonesia
Di antara perusahaan yang masuk daftar, Indosat Ooredoo Hutchison memiliki catatan tersendiri. Perusahaan telekomunikasi tersebut naik sembilan posisi, dari peringkat ke-59 pada tahun sebelumnya menjadi peringkat ke-50 pada 2026. Indosat menjadi satu-satunya perusahaan berkantor pusat di Indonesia yang tercantum dalam daftar regional tersebut.

Menurut keterangan Great Place To Work, Indosat sedang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan, komputasi awan, dan infrastruktur digital. Pengembangan bisnis tersebut berjalan bersamaan dengan upaya membangun budaya kerja perusahaan. Namun, kenaikan peringkat tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh karyawan menikmati kenaikan upah atau perbaikan kondisi kerja.

Managing Director Great Place To Work Southeast Asia dan Australia–Selandia Baru, Evelyn Kwek, menekankan pentingnya budaya kerja dalam mendukung produktivitas serta transformasi teknologi. Menurutnya, investasi infrastruktur perlu diimbangi pengembangan kualitas sumber daya manusia. Pandangan tersebut disampaikan dalam siaran pers penyelenggara pemeringkatan.

Tempat Kerja Terbaik, Bagaimana Nasib Pekerjanya?
Pemeringkatan tahun ini didasarkan pada tanggapan rahasia 1.322.537 karyawan di sepuluh negara Asia Tenggara. Great Place To Work menggunakan survei Trust Index untuk menilai pengalaman pekerja, antara lain mengenai kepercayaan terhadap pimpinan, perlakuan adil, dan lingkungan kerja. Hanya perusahaan yang memenuhi ketentuan sertifikasi dan memiliki sedikitnya 200 pekerja di kawasan yang memenuhi syarat mengikuti pemeringkatan.

Metode yang berbasis pengalaman karyawan memberikan perspektif berbeda dari pemeringkatan berdasarkan pendapatan atau keuntungan perusahaan. Akan tetapi, hasilnya tidak dapat dianggap sebagai gambaran seluruh dunia kerja Asia Tenggara. Daftar tersebut hanya mencakup perusahaan yang memenuhi persyaratan dan mengikuti proses penilaian, bukan seluruh pemberi kerja yang beroperasi di kawasan.

Bagi pekerja, penghargaan tempat kerja terbaik idealnya tercermin dalam pengalaman sehari-hari. Upah yang layak, kepastian hubungan kerja, perlindungan keselamatan, kesempatan berkembang, dan kebebasan menyampaikan keluhan tetap menjadi ukuran penting. Sertifikasi budaya kerja dapat menjadi informasi tambahan, tetapi bukan pengganti pemeriksaan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan.

Pengakuan Fortune dan Great Place To Work memberikan nilai reputasi bagi perusahaan yang masuk daftar. Namun, bagi karyawan, pertanyaan terpenting tetap menyangkut kondisi kerja yang benar-benar mereka alami. Sebab, tempat kerja terbaik semestinya bukan hanya menyenangkan ketika menerima penghargaan, melainkan juga ketika pekerja menerima slip gaji, mengajukan cuti, dan menyampaikan keberatan kepada atasannya.(*)

Komentar (0)