Viral Maling Pakai Lanyard Beraksi di Hotel Bintang Lima Jakarta

Aksi seorang pria mengenakan batik dan lanyard yang terlihat santai berjalan di sebuah hotel bintang lima di Jakarta Pusat ternyata bukan kejadian pertama. Polisi mengungkap bahwa pelaku diduga sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah hotel berbeda.

Polres Metro Jakarta Pusat saat ini tengah menyelidiki pria yang viral setelah terekam kamera CCTV mencuri laptop dari ruang rapat hotel mewah. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui pernah berada di beberapa hotel lain sebelum kejadian tersebut.

“Hasil pemeriksaan kita, pelaku sudah beberapa kali berada di beberapa hotel berbeda,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra.

Polisi menduga pelaku menjadikan hotel sebagai sasaran aksinya, dan sejauh ini sedikitnya tiga hotel telah teridentifikasi berkaitan dengan kasus tersebut.

“Yang kita ketahui ada di tiga hotel,” katanya.

Roby juga menyebut kemungkinan pelaku tidak bekerja sendiri dan diduga menjalankan aksinya bersama pihak lain.

“Kemungkinan tidak sendiri,” tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video pencurian tersebut menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat seorang pria masuk ke hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat dan mengambil tas berisi laptop serta ponsel di area ballroom.

Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk melalui pintu lobi dan bahkan dibukakan pintu oleh petugas bell boy. Ia mengenakan batik lengan panjang, kacamata, serta lanyard di lehernya sehingga tampak seperti peserta acara resmi.

Rekaman lainnya memperlihatkan pelaku memasuki ruangan di lantai dua sambil berpura-pura menelepon, kemudian keluar dengan membawa tas ransel yang sebelumnya tidak ia bawa.

Peristiwa pencurian tersebut telah dilaporkan korban ke Polres Metro Jakarta Pusat dan hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.

“Kami sudah menerima laporan dan masih menyelidiki kasus tersebut,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Kamis (12/2/2026).

Kejadian itu berlangsung pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB saat korban datang ke hotel untuk menghadiri rapat Kementerian Perhubungan di ballroom lantai dua. Saat waktu istirahat sekitar pukul 12.00 WIB, korban meninggalkan tas hitam berisi telepon genggam dan laptop di meja ruang rapat, sebelum akhirnya diketahui barang tersebut hilang.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply