Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna perak tertangkap kamera melakukan tindakan berisiko dengan berputar arah dan melaju berlawanan di ruas Tol Kunciran–Cengkareng (JKC). Peristiwa itu terjadi di pintu masuk Gerbang Tol Benda Utama KM 3, wilayah Tangerang.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Sularno, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait video yang beredar dan memperlihatkan sebuah kendaraan melawan arus di jalan tol yang berada dalam wilayah pengawasan Koorlantas Polri Turangga 002.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, kendaraan Toyota Avanza silver melaju dari arah Tol Sedyatmo menuju entrance GT Benda Utama,” ujarnya kepada media, Senin, 5 Januari 2025.
Ia menjelaskan, sebelum mencapai area transaksi di gardu nomor 7, kendaraan tersebut mendadak berhenti. Setelah itu, pengemudi memutar balik kendaraan dan melaju berlawanan arah menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Tindakan berbahaya itu disaksikan langsung oleh petugas keamanan di gerbang tol. Seorang satpam bernama Hidayatulloh bahkan sempat berlari sambil berteriak untuk menghentikan pengemudi agar tidak berbalik arah.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kendaraan tetap melaju meninggalkan lokasi dan tidak sempat diidentifikasi.
Hingga kini, identitas pengemudi maupun nomor pelat kendaraan belum diketahui. Jumlah orang di dalam mobil tersebut juga belum dapat dipastikan.
Sebagai tindak lanjut, Satlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta segera melakukan berbagai langkah, mulai dari olah tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan kepala shift pengelola tol, hingga menelusuri rekaman CCTV di Gerbang Tol Benda Utama.
“Patroli 211A juga kami arahkan dari KM 05+600B menuju TKP. Namun hingga penelusuran selesai dilakukan, kendaraan Toyota Avanza silver tersebut belum berhasil terlacak,” ujarnya.
Kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar selalu menaati rambu dan peraturan lalu lintas. Berkendara melawan arah di jalan tol sangat berbahaya, tidak hanya bagi pengemudi sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya, serta berisiko menyebabkan kecelakaan fatal.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan informasi tambahan untuk mengungkap identitas pengemudi yang melakukan pelanggaran.
![]()
Be the first to comment