Sabtu, 24 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Viral Api Muncul dari Dalam Tanah di Bantul, DLH Lakukan Penelusuran

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Viral Api Muncul dari Dalam Tanah di Bantul, DLH Lakukan Penelusuran
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

BANTUL, BERITANOW.COM – Kemunculan kobaran api yang terlihat berasal dari dalam tanah di Kalurahan Munthuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi perhatian masyarakat setelah videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sumber api dan kemungkinan penyebab terjadinya fenomena tersebut.

Rekaman berdurasi 56 detik itu diunggah melalui akun TikTok @yihaa010. Dalam video tersebut, terdapat narasi yang menggambarkan kemunculan api dari dalam bumi di wilayah Yogyakarta, bukan di Kalimantan sebagaimana mungkin dibayangkan sebagian orang.

Unggahan itu juga menyebutkan bahwa api ditemukan oleh warga di kawasan Kalurahan Munthuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Setelah beredar di media sosial, video tersebut menarik perhatian warganet dan memicu rasa ingin tahu mengenai kondisi lokasi kejadian.

DLH Bantul Belum Bisa Memastikan Penyebab Api dari Dalam Tanah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab munculnya api tersebut.

Menurut Bambang, diperlukan pemeriksaan langsung untuk mengetahui sumber kobaran api yang terlihat keluar dari dalam tanah. Ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut bukan kawasan tanah gambut dan bukan pula area yang diketahui sebagai tumpukan sampah yang sedang dibakar.

Pernyataan itu disampaikan ketika dikonfirmasi pada Rabu (21/10/2026). Meski demikian, kondisi tersebut belum cukup untuk memastikan asal api sehingga pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan.

DLH Bantul juga tengah menelusuri informasi mengenai titik lokasi kejadian secara lebih terperinci. Kejelasan mengenai posisi munculnya api dinilai penting agar pemeriksaan dapat dilakukan secara tepat bersama instansi yang memiliki kewenangan terkait.

Dengan demikian, penyebab fenomena api dari dalam tanah di Bantul tersebut belum dapat dipastikan. Dugaan mengenai sumber api sebaiknya tidak disimpulkan sebelum tersedia hasil pemeriksaan lapangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Warga Diminta Tetap Tenang dan Mengantisipasi Perluasan Api

Di tengah beredarnya video tersebut, masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tidak panik, tetapi tetap memperhatikan aspek keselamatan. Langkah pencegahan diperlukan untuk mengurangi risiko apabila kobaran api ternyata masih aktif atau berpotensi menjalar ke area di sekitarnya.

Bambang mengingatkan pentingnya melakukan mitigasi awal agar api tidak meluas. Masyarakat juga diharapkan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri, terutama apabila belum mengetahui sumber api maupun kondisi tanah di sekitar titik kemunculannya.

Warga yang menemukan kobaran api serupa sebaiknya menjaga jarak aman dan tidak mencoba melakukan penanganan berisiko tanpa peralatan serta keahlian yang memadai. Apabila kondisi dinilai membahayakan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar penanganan dapat dikoordinasikan dengan petugas terkait.

Pemeriksaan Lapangan Masih Diperlukan

DLH Bantul menyatakan perlunya koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi tanah, titik kemunculan api, serta kemungkinan faktor yang memicunya.

Bambang juga menyebutkan bahwa hingga saat dirinya memberikan keterangan, instansinya belum menerima laporan langsung dari masyarakat mengenai kejadian tersebut. Karena itu, penelusuran informasi dan kepastian lokasi menjadi bagian penting sebelum menentukan langkah penanganan berikutnya.

Fenomena api muncul dari dalam tanah di Bantul ini menjadi pengingat bahwa setiap kejadian yang berpotensi membahayakan perlu ditangani dengan hati-hati. Video yang viral di media sosial dapat menjadi informasi awal, tetapi bukan pengganti pemeriksaan langsung oleh petugas.

Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dari instansi terkait dan segera melaporkan apabila menemukan perkembangan baru di lokasi. Sampai penyebabnya diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut, asal kobaran api di Kalurahan Munthuk, Dlingo, masih belum dapat dipastikan.

Komentar (0)