UKW JMSI 2026 Ditutup, Wartawan Didorong Perkuat Kompetensi Jurnalistik
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA BERITANOW.COM — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menutup pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung selama dua hari, 30 September hingga 1 Oktober 2026, di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta.
Kegiatan tersebut diikuti wartawan dari sejumlah media dengan materi pengujian yang mencakup kemampuan teknis sekaligus pemahaman terhadap prinsip-prinsip jurnalistik.
Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, membuka dan menutup rangkaian UKW JMSI 2026. Dalam penutupan, Teguh menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang dinyatakan kompeten dan lulus setelah menyelesaikan seluruh tahapan pengujian.
“Selamat kepada peserta UKW yang dinyatakan kompeten dan lulus. Semoga apa yang diterapkan oleh tim penguji selama UKW dapat bermanfaat dan menjadi bekal untuk menjalankan tugas jurnalistik dalam mencerdaskan masyarakat,” ujar Teguh.
Menurut Teguh, kemampuan wartawan tidak hanya berkaitan dengan proses memperoleh dan menulis berita. Wartawan juga perlu memahami etika jurnalistik, melakukan verifikasi terhadap informasi, menjaga keberimbangan, serta memastikan informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan UKW JMSI 2026 mengangkat tema “Bikin Terang Indonesia”. Tema tersebut menjadi pesan agar wartawan dapat menghadirkan informasi yang mencerahkan dan membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat di tengah perkembangan media digital.
Selama pengujian, peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Pedoman Pemberitaan Media Siber, serta Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA).
Selain aspek regulasi dan etika, peserta menjalani tugas terkait teknik peliputan, wawancara, verifikasi informasi, dan penulisan berita.
Sejumlah situasi jurnalistik juga menjadi bagian dari pengujian. Peserta antara lain dihadapkan pada informasi yang berkembang di media sosial, narasumber yang sulit dikonfirmasi, permintaan off the record, hingga penentuan prioritas berita ketika beberapa peristiwa terjadi dalam waktu bersamaan.
Salah satu peserta jenjang Muda, Sibti/Alex, mengikuti seluruh tahapan pengujian yang berlangsung di Hall Gedung Dewan Pers. Pada jenjang tersebut, penguji Romlan melakukan penilaian berdasarkan materi dan tugas yang diberikan kepada peserta.
Sementara itu, penguji jenjang Madya, Suroso, menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara UKW.
“Terima kasih kepada panitia penyelenggara. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadikan peserta semakin berkompeten,” kata Suroso.
Setelah seluruh tahapan selesai, peserta yang dinyatakan kompeten dan lulus diharapkan dapat menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh selama pengujian dalam pekerjaan jurnalistik sehari-hari.
UKW JMSI 2026 menjadi salah satu upaya peningkatan kompetensi wartawan, terutama dalam menghadapi perubahan ekosistem informasi digital yang menuntut ketelitian, verifikasi, dan tanggung jawab dalam menghasilkan berita.