Rabu, 04 November 2026
Breaking News
Hukum

Terungkap! Pria di Makassar Diduga Rampok dan Aniaya 13 Wanita

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Terungkap! Pria di Makassar Diduga Rampok dan Aniaya 13 Wanita
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

MAKASSAR, BERITANOW.COM – Kasus perampokan 13 wanita Makassar akhirnya terungkap setelah polisi menangkap seorang pria berinisial SN (25). Pelaku diduga melakukan serangkaian aksi perampasan dan penganiayaan terhadap perempuan yang dikenalnya melalui media sosial.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang mahasiswi berinisial Z yang mendatangi Mapolrestabes Makassar pada Rabu (28/10/2026).

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad, mengatakan korban datang dalam kondisi memprihatinkan. Pakaian korban compang-camping dan tubuhnya dipenuhi luka lebam.

“Korban melapor dalam kondisi memprihatinkan dengan pakaian compang-camping serta tubuh dipenuhi luka lebam,” ujar Jafar, Selasa (3/11/2026).

Setelah menerima laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap SN tanpa perlawanan. Pelaku diamankan di sebuah rumah indekos di kawasan Jalan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Modus Berkenalan Melalui Media Sosial

Dalam menjalankan aksinya, SN diduga menggunakan media sosial untuk berkenalan dengan perempuan yang menjadi targetnya.

Setelah komunikasi terjalin, pelaku kemudian mengajak korban bertemu secara langsung. Ajakan tersebut diduga menjadi bagian dari modus untuk membawa korban ke lokasi yang relatif sepi.

Sejumlah lokasi yang disebut dalam informasi kasus ini termasuk kawasan tepi jalan tol.

Di lokasi tersebut, pelaku diduga melakukan kekerasan terhadap korban sebelum merampas barang-barang milik mereka.

Barang yang diduga menjadi sasaran antara lain uang tunai, telepon seluler, dan sejumlah barang berharga lainnya.

Polisi menduga sedikitnya 13 perempuan menjadi sasaran aksi SN. Jumlah tersebut membuat kasus perampokan 13 wanita Makassar menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait keamanan perempuan ketika berkenalan dengan orang baru melalui internet.

Korban Terakhir Berani Melapor

Laporan mahasiswi berinisial Z menjadi titik awal terungkapnya dugaan rangkaian kejahatan tersebut.

Kondisi korban saat mendatangi Mapolrestabes Makassar memperlihatkan adanya dugaan kekerasan serius yang perlu ditindaklanjuti melalui penyelidikan kepolisian.

Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan hingga menemukan dan menangkap SN di kawasan Rappocini.

Penangkapan tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap seluruh rangkaian kejadian, termasuk memastikan jumlah korban dan barang-barang yang diduga telah dirampas. (*)

Komentar (0)