Kamis, 01 Oktober 2026
Breaking News
Internasional

Sinyal Bahaya dari Kokpit, Penerbangan Dubai–Israel Berakhir di Arab Saudi

Riskal Arief | | 3 mnt baca
Sinyal Bahaya dari Kokpit, Penerbangan Dubai–Israel Berakhir di Arab Saudi
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW — Pesawat Flydubai yang membawa penumpang dari Dubai menuju Tel Aviv terpaksa mengakhiri perjalanannya di Arab Saudi pada Rabu, 30 September 2026. Penerbangan FZ1073 sempat mengirimkan sinyal darurat yang memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan pembajakan. Belakangan, sejumlah pejabat Israel menyebut adanya dugaan pertengkaran antara dua pilot sebagai pemicu insiden tersebut. 

Pesawat Boeing 737 itu akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Tabuk, wilayah barat laut Arab Saudi. Flydubai mengonfirmasi bahwa penerbangannya mengalami insiden dalam perjalanan, tetapi belum menjelaskan secara terperinci penyebabnya. Maskapai memastikan seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan telah terdata. 

Perubahan Ketinggian Memicu Peringatan
Data pelacakan penerbangan memperlihatkan perubahan ketinggian yang tidak biasa sebelum pesawat mengirimkan tanda bahaya. Flightradar24 mencatat pesawat sempat turun dengan cepat ketika berada di kawasan sekitar perbatasan Arab Saudi dan Yordania. Tidak lama kemudian, sistem transponder mengirimkan kode 7700 yang digunakan untuk menyatakan keadaan darurat umum. 

Situasi semakin serius ketika kode tersebut berubah menjadi 7500, yakni sinyal yang berkaitan dengan kemungkinan gangguan melawan hukum terhadap pesawat, termasuk pembajakan. Kode itu kemudian kembali berubah menjadi sinyal darurat umum sebelum pesawat dialihkan ke Tabuk. Rangkaian sinyal tersebut memicu peningkatan kesiagaan keamanan Israel, termasuk pengerahan pesawat tempur. 

Namun, kemunculan kode 7500 tidak dengan sendirinya membuktikan telah terjadi pembajakan. Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan insiden tersebut tidak diyakini sebagai aksi pembajakan, sementara penyelidikan mengenai kejadian sebenarnya masih berlangsung. Perbedaan antara sinyal yang diterima dan penyebab kejadian menjadi bagian penting yang harus dipastikan oleh otoritas penerbangan. 

Dugaan Konflik di Dalam Kokpit
Sejumlah pejabat yang mengetahui perkembangan kejadian menyampaikan bahwa dua pilot diduga terlibat pertengkaran fisik. Laporan mengenai teriakan dan keributan di bagian depan pesawat turut muncul dari keterangan penumpang yang dikutip media. Meski demikian, Flydubai belum memberikan penjelasan resmi mengenai identitas pihak yang terlibat ataupun penyebab perselisihan tersebut. 

Ada pula laporan saksi mengenai kemungkinan penggunaan benda tajam dan seseorang yang mengalami pendarahan. Informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, sehingga belum dapat dipastikan sebagai gambaran lengkap kejadian di dalam pesawat. Otoritas masih perlu memastikan apakah seluruh laporan itu berkaitan dengan pertengkaran pilot atau terdapat kejadian lain. 

Penyelidikan terhadap awak penerbangan menjadi penting karena insiden ini menyangkut keselamatan penumpang sekaligus prosedur pengoperasian pesawat. Menurut laporan AP, awak telah dimintai keterangan, tetapi penyebab pertengkaran belum diketahui. Hingga informasi resmi lebih lanjut diterbitkan, dugaan konflik di kokpit tetap harus diperlakukan sebagai hasil keterangan awal, bukan kesimpulan akhir investigasi.

Pendaratan Aman di Tengah Ketegangan Kawasan
Pengalihan penerbangan ke Arab Saudi menambah dimensi diplomatik pada insiden ini. Israel dan Arab Saudi belum memiliki hubungan diplomatik resmi, meskipun penerbangan komersial menuju Israel dapat melintasi wilayah udara kerajaan tersebut. Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan telah mengambil langkah untuk memastikan kepulangan para penumpang. 

Peristiwa ini juga menunjukkan bagaimana sebuah keadaan darurat penerbangan dapat berkembang menjadi persoalan keamanan internasional dalam hitungan menit. Sinyal yang mengindikasikan kemungkinan pembajakan mendorong Israel mengerahkan pesawat tempur sebelum penyebab kejadian dipastikan. Pendaratan di Tabuk akhirnya mengakhiri ancaman langsung terhadap keselamatan penumpang, tetapi belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai kejadian di kokpit. 

Kini perhatian beralih kepada hasil pemeriksaan awak dan penjelasan resmi maskapai. Investigasi diperlukan untuk memastikan penyebab insiden, termasuk alasan munculnya beberapa kode darurat selama penerbangan. Kejelasan tersebut penting agar kejadian serupa dapat dicegah dan kepercayaan terhadap keselamatan penerbangan tetap terjaga.(*)

Artikel ini dihimpun Beritanow dari berbagai sumber.

Komentar (0)